Skripsi
Perbedaan hasil belajar dalam mata pelajaran perakitan komputer menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw dengan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas X Jrusan Multimedia SMKN 5 Malang / Nita Oktiningsih
Abstrak
Oktiningsih Nita. 2011. Perbedaan Hasil Belajar dalam Matapelajaran Perakitan Komputer Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dengan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Siswa Kelas X Jurusan Multimedia SMKN 5 Malang. Pembimbing (I) Drs. Dwi Prihanto S.S.T. M.Pd. (II) Drs. Hari Putranto. Kata kunci siswa hasil belajar multimedia Untuk meningkatkan mutu dan hasil belajar dalam pengajaran seorang guru dituntut supaya menguasai dan menerapkan berbagai metode pengajaran. Pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas merupakan salah satu tugas utama guru dan pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk membelajarkan siswa. Dalam proses pembelajaran masih sering ditemui adanya kecenderungan meminimalkan keterlibatan siswa. Dominasi guru dalam proses pembelajaran menyebabkan kecenderungan siswa lebih bersifat pasif sehingga mereka lebih banyak menunggu sajian guru dari pada mencari dan menemukan sendiri pengetahuan ketrampilan atau sikap yang dibutuhkan siswa. Pada penelitian ini khususnya pada matapelajaran perakitan komputer siswa masih mengalami kesulitan memahami materi. Hal ini dikarenakan model pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional. Metode yang menyebabkan siswa pasif dan hanya menerima informasi dari guru saja. Metode pembelajaran yang secara teoritis dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang dialami siswa SMKN 5 Malang adalah menerapkan meode pembelajaran jigsaw dan NHT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran jigsaw dan NHT pada dua kompetensi dasar yaitu memahami pencarian kesalahan hardware pada komputer dan memahami prosedur perawatan pada komputer. Rancangan penelitian ini yang digunakan adalah sampling jenuh. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X jurusan Multimedia SMKN 5 Malang tahun ajaran 2014/2015 dan sampelnya adalah 70 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas X MM1 dan X MM2. Kelas eksperimen dalam penelitian ini adalah kelas yang diperlakukan menggunakan model pembelajaran jigsaw dan kelas kontrol adalah kelas yang diperlakukan menggunakan model pembelajaran NHT. Kedua kelas tersebut diberi soal pre-test dan postest dengan soal yang sama pada kedua materi tersebut. Hasil penelitian eksperimen ini menunjukkan adanya perbedaan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil belajar siswa yang diperoleh rata-rata hasil belajar kelas eksperimen adalah 83 56 dan rata-rata hasil belajar kelas kontrol adalah 79 13. Rata-rata nilai hasil belajar kedua kelas tersebut menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.