UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Potensi minyak jintan hitam (Nigella sativa) terhadap kualitas spermatozoa mencit (Mus musculus) galur Balb-C setelah diberi minyak jelantah / Novi Dwi Eliyaningsih

Eliyaningsih, Novi Dwi - Nama Orang;

Abstrak
Eliyaningsih Novi Dwi. 2014. Potensi Minyak Jintan Hitam (Nigella Sativa) Terhadap Kualitas Spermatozoa Mencit (Mus Musculus) Galur Balb-C Setelah Di Beri Minyak Jelantah. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Umie Lestari M.Si (II) Dr. H. Abdul Ghofur M.Si. Kata Kunci Jintan hitam jelantah kualitas spermatozoa 12288 12288 12288 12288 Infertilitas pria merupakan masalah yang perlu diperhatikan karena kenyataannya infertilitas yang disebabkan oleh gangguan pada pihak pria mencapai presentase yang cukup besar antara lain karena kuantitas sperma terlalu sedikit dan kualitas sperma tidak mampu mencapai sel telur dan menembus membran sel telur. Faktor-faktor yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas dan kuantitas sperma salah satunya adalah radikal bebas. Penggunaan minyak jelantah dapat membentuk radikal bebas dan senyawa toksik yang bersifat racun. Radikal bebas di dalam tubuh dapat mengganggu sistem reproduksi terutama spermatogenesis. Jintan hitam bermanfaat sebagai antioksidan antikanker antikolesterol antihistamin analgesik antibiotik imunomodulator telah banyak diteliti tetapi masih sedikit penelitian mengenai sifat antioksidannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jintan hitam (Nigella sativa) terhadap kualitas spermatozoa mencit (Mus musculus) galur Balb-C setelah diberi minyak jelantah dan untuk mengetahui dosis awal jintan hitam (Nigella sativa) yang dapat meningkatkan kualitas spermatozoa. 12288 12288 12288 12288 Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak kelompok (RAK). Dosis minyak jintan hitam (Nigella sativa) dalam penelitian adalah 0ml/30gbb 0 1ml/30gbb 0 2ml/30gbb 0 3ml/30gbb dan 0 4ml/30gbb. larutan diberikan secara gavage sebanyak 0 5 ml/30g bb/hari. adalah 25 ekor mencit dengan umur relatif sama yaitu 2-3 bulan berat badan 25-30 gram dan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Pengambilan data kualitas spermatozoa dengan mengamati viabilitas spermatozoa yang hidup dan morfologi spermatozoa yang normal secara mikroskopis. Data dianalisis dengan ANOVA jika hasilnya signifikan akan dilakukan uji lanjut Duncan. Analisis statistik ini dibantu dengan software SPSS 16.0 for Windows dengan taraf signifikasi 0.05. 12288 12288 12288 12288 Analisis statistik menunjukkan bahwa Jintan hitam (Nigella sativa) berpotensi meningkatkan kualitas spermatozoa mencit (Mus musculus) galur Balb-C kembali setelah diberi minyak jelantah. Jintan hitam (Nigella sativa) dengan dosis sebesar 0 1 ml/30gbb yang diberikan selama 18 hari merupakan dosis awal yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas spermatozoa mencit (Mus musculus) galur Balb-C setelah diberi minyak jelantah.


Informasi Detail
DDC
Rs 599.353 ELI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2014.
Deskripsi Fisik
ix, 39 lembar : il. tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01172/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2014
Subjek
1. MENCIT - SPERMATOZOA
2. MINYAK JINTAN

Pembimbing
1. Umie Lestari ; 2. H. Abdul Ghofur
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik