Skripsi
Strategi belajar berbicara bahasa Jerman siswa kelas XII IPA di SMA Negeri 1 Widang Kabupaten Tuban / Ro\'is Triyana
Abstrak
Triyana Ro is. 2015. Strategi Belajar Berbicara Bahasa Jerman Siswa Kelas XII IPA I di SMA Negeri 1 Widang Kabupaten Tuban. Skripsi Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Rizman Usman M.Pd (2) Dudy Syafrudin S.S. M.A. Kata Kunci Berbicara Strategi Belajar Bahasa Jerman. Keterampilan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa. Siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Widang Kabupaten Tuban memiliki kesulitan dalam berbicara bahasa Jerman. Untuk dapat menguasai keterampilan berbicara siswa perlu menguasai strategi berbicara. Penguasaan strategi dapat lebih mudah menyampaikan informasi yang ingin disampaikan pendengar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh siswa untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Widang Kabupaten Tuban sejumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi wawancara serta dokumentasi dalam bentuk jurnal mingguan dan foto. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa siswa dalam strategi belajar berbicara bahasa Jerman menggunakan strategi langsung dan strategi tidak langsung. Strategi yang banyak digunakan adalah strategi langsung. Strategi langsung yang digunakan dalam berbicara adalah mencatat kosakata membaca kamus menceritakan kembali pelajaran yang telah didapat selama proses belajar mengajar memanfaatkan gambar-gambar yang ada didalam kelas mengingat dan menghafalkan kosakata mengulang dan membaca kosakata baru serta mempraktikan berbicara di depan kelas. Walaupun demikian terdapat beberapa siswa menggunakan strategi tidak langsung yaitu bertanya kepada guru secara langsung mengurangi kecemasan saat berbicara dan bekerjasama dengan teman sebangku. Dengan adanya penelitian ini disarankan guru juga perlu memberikan pengetahuan tentang strategi berbicara yang lain agar kegiatan berbicara dapat berlangsung lebih optimal. Selain itu guru juga perlu mengajak siswa agar lebih rajin dalam menghafal kosakata dan latihan berbicara bahasa Jerman.