Skripsi
The Drive to speak: a cse at Basic English Course (BEC) / Nurharis Diyanto,
Abstrak
Diyanto Nurharis. 2014. Penelitian tentang Dorongan untuk Berbicara Sebuah Kasus di Basic English Course (BEC). Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Yazid Bashtomi M.A. Siti Muniroh M.A. Kata Kunci Basic English Course (BEC) dorongan untuk berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pengajaran ketrampilan berbicara Bahasa Inggris di Basic English Course di Kampung Inggris. Latar penelitian ini adalah tiga program/tingkatan yaitu Basic of Training Class (BTC) Candidate of Training Class (CTC) dan Training Candidate (TC). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah catatan lapangan dan wawancara terhadap direktur guru dan siswa Basic English Course. 12288 12288 12288 12288 Hasil dari penelitian ini Pertama adalah situasi yang kondusif untuk belajar Bahasa Inggris. Situasi ini benar-benar membuat siswa berani praktek berbicara tanpa rasa takut melakukan kesalahan. Kedua adalah siswa dalam motivasi yang tinggi. Siswa mempunyai kesempatan besar untuk menguasai Bahasa Inggris khususnya ketrampilan berbicara dengan mempunyai motivasi yang tinggi. Ketiga adalah praktek berbicara di dalam dan di luar kelas. Kegiatan ini benar-benar membawa siswa dari atmosfir kelas menuju situasi kehidupan nyata. Keempat adalah banyak kesempatan untuk praktek berbicara dan percakapan di depan kelas. Lebih banyak praktek sangat bagus untuk belajar bagaimana berbicara Bahasa Inggris sebagai sebuah bahasa asing karena praktek/berlatih membuat sempurna. Kelima adalah penerapan metode langsung. Metode ini benar-benar mendorong siswa untuk memahami sebanyak mungkin kosakata karena metode ini menggunakan Bahasa Inggris 100% dalam proses belajar mengajar. Keenam adalah penggunaan pengulangan. Sebagai sebuah bahasa asing Bahasa Inggris mempunyai cara melafalkan kata-kata yang berbeda dengan bahasa asli siswa pengulangan dapat membantu siswa melafalkan kata-kata dengan benar. Ketujuh adalah penerapan penghargaan dan hukuman. Ketika siswa diberi penghargaan karena mereka berani berbicara Bahasa Inggris hal ini dapat memunculkan motivasi siswa untuk berbuat yang terbaik dalam penggunaan bahasa. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa 1) Jika siswa berada dalam situasi yang kondusif mereka akan berbicara banyak. 2) Jika siswa selalu dimotivasi untuk praktek berbicara oleh guru mereka akan mempunyai motivasi yang tinggi untuk menguasai Bahasa Inggris khususnya ketrampilan berbicara. 3) Jika siswa praktek berbicara di dalam dan di luar kelas mereka akan terbiasa berbicara Bahasa Inggris dimanapun. 4) Jika siswa diberi banyak kesempatan untuk praktek berbicara dan percakapan selama kelas berlangsung mereka akan mempunyai kepercayaan diri yang lebih baik untuk berbicara. 5) Jika siswa diajar menggunakan Bahasa Inggris sebagai salah satu cara dari strategi metode langsung mereka akan termotivasi untuk menguasai sebanyak mungkin kosakata. 6) Jika siswa terbiasa dilatih pengulangan untuk melafalkan kata-kata dalam Bahasa Inggris mereka akan berbicara dengan mudah karena pengulangan dapat melepaskan kekakuan lidah mereka. 7) Jika siswa diberi penghargaan ketika mereka berbicara secara aktif selama pelajaran berlangsung mereka akan lebih termotivasi untuk menggunakan Bahasa Inggris lisan. Disarankan bagi lembaga kursus Basic English Course untuk mempertahankan keunikannya dalam proses belajar mengajar karena dapat memunculkan motivasi siswa dan memberi mereka pengalaman belajar yang tidak menakutkan. Bagi pembaca yang ingin melakukan penelitian sejenis diharapkan untuk meneliti aspek-aspek lain dari proses belajar mengajar di BEC atau di lembaga kursus Bahasa Inggris lainnya di Kampung Inggris.