UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Penerapan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis bagi siswa kelas V SD materi pecahan / Akhmad Syamsaidi

Syamsaidi, Akhmad - Nama Orang;

Abstrak
Syamsaidi Akhmad. 2015. Penerapan Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Bagi Siswa Kelas V SD Materi Pecahan. Tesis Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. (II) Dr. Edy Bambang Irawan M.Pd. Kata Kunci pembelajaran kontekstual kemampuan berpikir kritis pecahan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis materi pecahan dengan menerapkan pembelajaran kontekstual yang melibatkan strategi REACT (Relating Experiencing Applying Cooperating dan Transferring) dan tujuh komponen utama yaitu (1) konstruktivisme (constructivism) (2) bertanya (questioning) (3) menemukan (inquiry) (4) masyarakat belajar (learning community) (5) pemodelan (modeling) (6) refleksi (reflection) dan (7) penilaian sebenarnya (authentic assessment). Subjek penelitian adalah siswa kelas VA SDN Tlogomas 2 Malang tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 8 siswa dan 12 siswi. Sedangkan objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran matematika dengan pembelajaran kontekstual. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran lembar observasi aktivitas belajar siswa lembar observasi penilaian proses catatan lapangan tes akhir siklus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan siklus dalam tindakannnya sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada penelitian ini dibagi menjadi 3 kegiatan yaitu kegiatan awal kegiatan inti dan kegiatan akhir. Pada kegiatan awal dilakukan kegiatan apersepsi penyampaian tujuan pembelajaran dan pembentukan kelompok sebanyak 5 kelompok yang terdiri dari 4 siswa setiap kelompoknya. Pada kegiatan inti proses pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media dan LKS. Pada LKS terdapat masalah berupa soal cerita kontekstual yang harus diselesaikan siswa secara berkelompok dengan strategi dan prosedur berpikir kritis. Setelah siswa menyelesaikan masalah dalam LKS setiap kelompok melakukan presentasi kelas dan tanggapan dari kelompok lain. Pada kegiatan akhir yaitu mengarahkan siswa untuk membuat rangkuman refleksi dan tes akhir pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual pada materi perkalian dan pembagian pecahan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil analisis tes akhir siklus pada siklus I skor rata-rata sebesar 76 18 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80 63. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 63% siswa dan 88% siswa pada siklus II.


Informasi Detail
DDC
Rt 372.72044 SYA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Dasar, 2015.
Deskripsi Fisik
x, 243 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01352/KI/15
Edisi
Tesis (Pascasarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. MATEMATIKA (PENDIDIKAN DASAR) - MODEL PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. I Nyoman Sudana Degeng ; 2. Edy Bambang Irawan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik