Skripsi
Pengembangan modul ajar manipulasi gambar untuk pembuatan karakter pada SMKN 11 Malang / Deliar Rofi Sosiawan
Abstrak
Sosiawan Deliar Rofi. 2014. Pengembangan Modul Ajar Manipulasi Gambar Untuk Pembuatan Karakter Pada SMKN 11 Malang. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang.Pembimbing (1) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom. (2) M. Zainal Arifin S.SI. M.Kom. Kata kunci pengembangan media pembelajaran modul ajar mata pelajaran multimedia. Abstrak Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru dalam rangka untuk melengkapi komponen belajar dan pembelajaran di sekolah yaitu dengan cara mengembangkan bahan ajar kedalam berbagai bentuk bahan ajar misalnya bahan ajar yang berupa modul. Modul disebut juga sebagai salah satu bentuk bahan ajar yang didesain secara sistematis agar siswa dapat belajar secara mandiri. Yang di dalamnya memuat seperangkat pengalaman belajar yang terencana dan di dalamnya telah dilengkapi petunjuk untuk belajar sendiri. Artinya siswa dapat melakukan kegiatan belajar tanpa kehadiran guru secara langsung. Bahasa pola dan sifat kelengkapan lainnya yang terdapat dalam modul juga diatur sehingga modul tersebut menjadi bahasa pengajar atau bahasa guru yang sedang memberikan pengajaran kepada murid-muridnya dengan tatap muka. 12288 12288 12288 12288 Model pengembangan yang digunakan dalam mengembangkan modul ajar manipulasi gambar ini mengadaptasi dari model pengembangan sadiman. Tahap-tahap dari model pengembangan sadiman antara lain (1) identifikasi kebutuhan (2) perumusan tujuan (3) perumusan butir-butir materi (4) perumusan alat pengukur keberhasilan (5) penulisan naskah media (6) tes/uji coba (7) naskah siap diproduksi. Subjek uji coba dalam pengembangan modul ajar yaitu ahli materi dan ahli media serta siswa SMKN 11 malang jurusan multimedia dengan menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner rating scale yang kemudian diolah dalam bentuk persentase menggunakan rumus persentase menurut Arikunto. 12288 12288 12288 12288 Berdasarkan analisis data yang diperoleh maka didapatkan data akhir sebesar 98% dari ahli media 94% dari ahli materi 81% dari uji coba kelompok kecil dan 90% dari uji coba lapangan. Sehingga di dapatkan hasil rata-rata yang diperoleh adalah sebesar 90 75%. Dari hasil rata-rata yang diperoleh maka media pembelajaran ini secara keseluruhan dapat dinyatakan valid dan tidak perlu direvisi. Media juga dapat digunakan secara mandiri oleh siswa. 12288 12288 12288 12288