Skripsi
Pengembangan modul cetak mata pelajaran pemodelan perangkat lunak kelas XI SMK Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak / Sandya Yuda Pratama
Abstrak
ABSTRAK Pratama Sandya Yuda. 2015. Pengembangan Modul Cetak Mata Pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak Kelas XI SMK Program Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara M.Pd (II) Utomo Pujianto S.Kom. M.Kom Kata Kunci Pengembangan Modul Pemodelan Perangkat Lunak Rekayasa Perangkat Lunak SMK. Modul merupakan salah satu bentuk sumber belajar yang dikemas secara utuh dan sistematis di dalamnya memuat seperangkat pengalaman pengelaman belajar yang terencana dan didesain untuk membantu siswa menguasaitujuan pembelajaran yang spesifik. Pada program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 6 Malang masih belum tersedia modul untuk mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak belum adanya modul tersebut disebabkan mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak merupakan mata pelajaran baru yang disajikan untuk kelas XI program Keahlian RekayasaPerangkat Lunak pada Kurikulum 2013 SMK. Berdasar hal itu maka tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menyediakan modul pada mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak untuk Kelas XI program keahlian rekayasa perangkat lunak (RPL) di SMK Negeri 6 Malang dan menguji kelayakan modul hingga dapat digunakan sebagai sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dari Sadiman (2012). Alasan digunakan model pengembangan Sadiman karena karena lebih menitik beratkan pada masalah produk yang memiliki kecenderungan untuk dimanfaatkan pada pendidikan formal model pengembangan ini sesuai dengan kondisi penelitian pengembangan yang dilakukan peneliti dan sesuai dengan tujuan dihasilkannya produk sumber belajar serta untuk menguji kelayakannya. Langkah-langkah pengembangan menurut Sadiman (2012) terdiri dari 8 langkah yaitu (1) identifikasi kebutuhan (2) perumusan tujuan pembelajaran (3) perumusan butir-butir mater (4) perumusan alat ukur keberhasilan (5) penulisan naskah media (6) uji coba (7) revisi (8) naskah siap diproduksi dan dimanfaatkan. Hasil secara keseluruhan dari pengembangan modul Pemodelan Perangkat Lunak untuk Kelas XI di SMK Negeri 6 Malang di dapat persentase tingkat kelayakan 90% dan berdasarkan pedoman intrerpretasi data menurut Akbar (2013) persentase tersebut dinyatakan sangat valid. Rincian hasil yang didapat adalah berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif dari validasi para ahli dan uji coba kelayakan siswa Kelas XI. Hasil validasi ahli materi di dapat persentase tingkat kelayakan 86% dan dinyatakan sangat valid. Hasil validasi ahli media di dapat persentasi tingkat kelayakan 93% dan dinyatakan sangat valid. Hasil uji coba siswa yang dilakukan oleh siswa dan guru Kelas XI di SMK Negeri 6 Malang di dapat persentase tingkat kelayakan 92% dan dinyatakan sangat valid. Berdasar hasil validasi dan uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai modul pada mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak di SMK Negeri 6 Malang.