Disertasi
Pengaruh strategi pengorganisasian isi pembelajaran model elaborasi vs buku teks dan gaya kognitif terhadap perolehan hasil belajar sosiologi siswa SMA di Kabupaten Sidoarjo / J. Priyanto Widodo
Abstrak
ABSTRAK Widodo J. Priyanto. 2014. Pengaruh Strategi Pengorganisasian Isi Pembelajaran Model Elaborasi vs Buku Teks dan Gaya Kognitif Terhadap Perolehan Hasil Belajar Sosiologi Siswa SMA di Kabupaten Sidoarjo.Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. (II) Prof. Dr. H. Punadji Setyosari M.Ed. M.Pd. dan (III) Dr. Waras Kamdi M.Pd. Kata kunci elaborasi buku teks gaya kognitif hasil belajar sosiologi Penelitian ini bertujuan utuk menguji 1) perbedaan perolehan hasil belajar antara kelompok pebelajar yang menggunakan pengorganisasian isi pembelajaran model elaborasi dengan model urutan buku teks 2) perbedaan perolehan hasil belajar antara kelompok pebelajar yang memiliki gaya kognitif field independence (FI) dengan field dependence (FD) dan 3) pengaruh interaksi penerapan pengorganisasian isi pembelajaran dan gaya kognitif terhadap perolehan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan desain faktorial dua jalur 2 x 2 dengan subjek penelitian sebanyak 115 pebelajar SMA kelas X peminatan ilmu-ilmu sosial. Teknik pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling. Perolehan hasil belajar dikumpulkan dari hasil tes belajar dan tes gaya kognitif dengan menggunakan instrumen the group embedded figures test (GEFT). Analisis data menggunakan teknik analisis varian (anova) dua jalur dengan taraf signifikansi 0 05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada perbedaan signifikan dari perolehan hasil belajar Sosiologi antara kelompok pebelajar yang diajar dengan pengorganisasian isi model elaborasi (EL) dibanding urutan buku teks (BT) 2) ada perbedaan signifikan perolehan hasil belajar pebelajar yang memiliki gaya kognitif field independence (FI) yaitu sebesar 87 65 dibandingkan pebelajar yang memiliki gaya kognitif field dependence (FD) sebesar 78 08 dan 3) ada pengaruh interaksi antara strategi pengorganisasian isi dan gaya kognitif terhadap perolehan hasil belajar pebelajar. Hasil penghitungan statistik menunjukkan penerapan model elaborasi rerata 84 05 lebih tinggi dibandingkan dengan model buku teks dengan rerata 81 67. Saran-saran yang diberikan 1) penerapan model elaborasi perlu dilengkapi perangkat pembelajaran secara terprogram dengan memperhatikan gaya kognitif sehingga pembelajaran dapat dilakukan lebih lancar 2) pengorganisasian isi pembelajaran dibuat selengkap mungkin sesuai dengan kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) sehingga lebih mudah dipahami pebelajar 3) pembelajar perlu memahami perbedaan karakteristik pebelajar terutama dalam hal perbedaan gaya kognitif.