Skripsi
Pengembangan bahan ajar berbasis proyek matapelajaran Teknik Pengolahan Video kelas XII Program Keahlian Multimedia / Mirza Pratiwi
Abstrak
ABSTRAK Pratiwi Mirza. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Proyek Matapelajaran Teknik Pengolahan Video Kelas XII Program Keahlian Multimedia SMK. Skripsi Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Slamet Wibawanto M.T. Pembimbing (II) I Made Wirawan S.T S.S.T M.T. Kata kunci bahan ajar berbasis proyek kurikulum 2013 teknik pengolahan video. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang lebih menekankan pada pembelajaran siswa dalam mencapai kompetensi. Kurikulum 2013 menggunakan orientasi pendekatan scientifik. Salah satu contoh model pembelajaran yang menggunakan pendekatan scientifik adalah pembelajaran berbasis proyek. Matapelajaran Teknik Pengolahan Video merupakan salah satu matapelajaran keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang masih memerlukan inovasi dalam pengembangan bahan ajar. Matapelajaran Teknik Pengolahan Video menuntut siswa untuk banyak melakukan praktikum. Kebutuhan bahan ajar yang sesuai dengan pencapaian kompetensi kurikulum sesuai dengan karakteristik matapelajaran dan siswa mudah untuk memahami dan menggunakannya merupakan salah satu solusinya. Tujuan dari pengembangan bahan ajar adalah (1) menyediakan bahan ajar berbasis proyek matapelajaran Teknik Pengolahan Video kelas XII (2) menguji kelayakan bahan ajar dan (3) menguji efektifitas bahan ajar untuk digunakan dalam pembelajaran. Bahan ajar yang dihasilkan dari penelitian pengembangan ini berupa buku ajar berbasis proyek yang bersifat cetak. Materi yang disajikan merupakan materi matapelajaran Teknik Pengolahan Video kelas XII Semeter 1. Bahan ajar disusun sesuai dengan pembelajaran berbasis proyek didalamnya terbagi menjadi 3 bagian yaitu bagian 1 2 dan 3. Bagian 1 berisi sampul kata pengantar pendahuluan dan daftar isi. Bagian 2 berisi proyek-proyek yang harus dikerjakan siswa dan dilengkapi dengan materi dan latihan untuk membantu siswa menyelesaikan proyek. Pada akhir materi terdapat uji coba editing dan tes kemampuan siswa untuk dikerjakan siswa sebagai penilaian diri. Bagian 3 berisi daftar pustaka dan glosarium. Bahan ajar yang dikembangkan melalui 2 tahapan uji coba yaitu uji coba formatif dan uji coba sumatif. Pada uji coba formatif dilaksankan 3 fase dengan hasil penilaian dari instrumen telah memenuhi standar kelayakan BSNP berdasarkan empat aspek kelayakan yaitu (1) kelayakan isi (2) kelayakan penyajian (3) kelayakan bahasa dan (4) kelayakan kegrafikan. Pada uji coba sumatif dilakukan pembelajaran dan didapatkan nilai siswa dengan hasil seluruh nilai siswa mencapai nilai diatas KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). KKM matapelajaran Teknik Pengolahan Video adalah 70. Dari data hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis proyek yang dikembangkan layak dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai bahan ajar matapelajaran Teknik Pengolahan Video kelas XII Program Keahlian Multimedia SMK