Tesis
Pengembangan buku teks geografi model buku World Geography materi sumber daya alam SMA kelas XI / Furqan Ishak Aksa
Abstrak
ABSTRAK Aksa Furqan Ishak. 2015. Pengembangan Buku Teks Geografi Model Buku World Geography Pada Materi Sumber Daya Alam SMA Kelas XI. Tesis. Program Studi Pendidikan Geografi Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Edy Purwanto M.Pd. (II) Dr. Singgih Susilo M.S M.Si. Kata Kuci Buku Teks Geografi Model World Geography Sumber Daya Alam Penelitian dan pengembangan ini didasari permasalahan ketergantungan guru dan siswa terhadap buku teks geografi dan rendahnya kualitas buku teks geografi. Setelah dilakukan analisis kualitas buku teks geografi yang ditulis oleh Yoespana (2009) pada materi sumber daya alam ditemukan beberapa permasalahan mendasar yaitu (1) isi (konten) buku teks didominasi oleh fakta/data (2) kesalahan penggunaan tanda baca dan kosa kata (3) susunan kalimat dan paragraf yang tidak tepat (4) kesalahan konsep (5) media gambar tidak berfungsi. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku teks geografi materi sumber daya alam untuk SMA kelas XI yang didesain dengan model buku World Geography. Produk buku teks dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran. Bagi guru produk buku teks dapat dijadikan pedoman. Bagi siswa produk buku teks dapat dijadikan sumber belajar. Prosedur penelitian dan pengembangan dilakukan berdasarkan model Dick and Carey dengan 8 tahap yaitu (1) menganalisis kesalahan dan kelemahan buku teks geografi karangan Yoespana (2009) kelas XI pada materi sumber daya alam di Indonesia. (2) memilih model buku yang akan dijadikan acuan dalam pengembangan. (3) menyusun draf buku teks geografi. (4) validasi buku teks meliputi tanggapan ahli isi (materi) desain dan bahasa. (5) revisi draf buku teks (6) uji coba lapangan (7) revisi dan (8) produksi (cetak). Hasil uji coba lapangan menujukkan penerimaan siswa terhadap produk buku teks media gambar mencapai 86 42% (sangat efesien) desain 81 51% (efisien) penyajian materi 80% (efisien) dan penggunaan bahasa 72 97 (efisien). Secara keseluruhan tanggapan responden mencapai 80 42 % (efisien). Merujuk pada katagori kelayakan produk buku teks yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (2006) skor tersebut dapat dikatagorikan efisien. Oleh karena itu produk buku teks layak digunakan sebagai bahan ajar. Produk buku teks hasil penelitian dan pengembangan ini didesain hanya untuk belajar fakta data konsep dan generalisasi. Di samping itu uji coba lapangan yang dilakukan hanya sebatas melihat respon/tanggapan siswa terhadap produk buku teks. Oleh karena itu ada beberapa saran untuk dapat dilakukan pengembangan lanjutan yaitu (1) produk buku teks dapat dikembangkan dan dirancang khusus untuk belajar problem solving (2) produk buku teks perlu dieksperimenkan. Hal ini bertujuan agar dapat diketahui efektivitasnya dalam pembelajaran.