Skripsi
Peningkatan kemampuan kognitif melalui permainan tebak namaku pada kelompok B TK Dharma Wanita Desa Sekargadung Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto / Nina Veronica
Abstrak
ABSTRAK Veronica Nina. 2015. Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Permainan Tebak Namaku Kelompok B Tk Dharma Wanita Desa Sekargadung Kecamatan Pungging Mojokerto. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program S1 Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Tomas Iriyanto M.Pd (II) Wuri Astuti S.Pd Kata Kunci Kemampuan Kognitif Permainan Tebak Namaku TK B Kemampuan kognitif dalam menunjuk sebanyak-banyaknya benda menyusun puzzle 9 keping menunjuk lambang bilangan 1-10 pada anak TK Dharma Wanita Kelompok B Desa Sekargadung Kecamatan Pungging sangat rendah. Hanya terdiri dari 40-42% anak yang mencapai standar penilaian yang ditentukan. Ditemukan beberapa masalah yang menjadi penyebab yaitu media dan metode belajar yang digunakan guru masih kurang menarik. Rumusan masalah dalam penelitian adalah sebagai berikut (1) Bagaimanakah penerapan Permainan Tebak Namaku untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Sekargadung Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto (2) Apakah kemampuan kognitif anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Sekargadung Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto dapat meningkat setelah dibelajarkan dengan Permainan Tebak Namaku Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus setiap siklus terdiri dari (1) Perencanaan (2) pelaksanaan (3) Pengamatan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dokumentasi dan wawancara dan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dokumentasi dan wawancara. Subyek penelitian anak kelompok B TK Dharma Wanita 2014/2015 berjumlah 19 anak. Permainan Tebak Namaku diterapkan sesuai dengan langkah-langkah dimulai dari mengambil kepingan puzzle melewati jembatan buah dan menyusun kepingan puzzle tersebut di papan flannel setelah itu anak diajak untuk menunjuk dan menyebut buah sesuai dengan warna dan diajak untuk menunjuk lambang bilangan 1-10. Berdasarkan penerapan permainan Tebak Namaku diketahui bahwa kemampuan kognitif dari pratindakan ke siklus II meningkat dengan rata-rata 40 18 dan persentase sebesar 52 63%. Kesimpulan Permainan Tebak Namaku ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Saran yang dikemukakan yaitu hendaknya guru menggunakan permainan Tebak Namaku dengan variasi kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif.