Skripsi
Pengembangan metode membaca untuk anak Kelompok A di TK Kemala Bhayangkari 44 Kota Blitar / Yudatul Ismawati
Abstrak
Ismawati Yudatul. 2015. Pengembangan Metode Kubaca untuk Anak Kelompok A di TK Kemala Bhayangkari 44 Kota Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H. M. Zainuddin M.Pd (2) Suryadi S.Sn. Kata kunci pengembangan metode kubaca anak Kelompok A Metode Kubaca merupakan metode membaca yang mengenalkan anak pada kata terlebih dahulu menggunakan media kartu kata. Inti dari metode ini adalah anak mampu membaca dengan pemanfaatan media kartu kata mulai dari satu kata sampai bisa membaca kalimat yang terdiri lebih dari tiga kata dan untuk meraih keberhasilan seluruh anggota kegiatan belajar harus mampu membaca kata yang terdapat pada kartu kata. Berdasarkan hasil penelitian melalui observasi terhadap anak kelompok A di TK Kemala Bhayangkari 44 Kota Blitar kegiatan pembelajaran membaca belum pernah dilaksanakan dan merasa perlu untuk dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode Kubaca yang diharapkan mudah untuk dilakukan anak mudah memahami dan menyenangkan baginya. Prosedur pengembangan metode Kubaca adalah 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) Melakukan perencanaan 3) Mengembangkan bentuk produk awal 4) Melakukan uji coba lapangan permulaan 5) Melakukan revisi terhadap produk 6) Melakukan uji coba lapangan utama 7) Melakukan revisi produk. Instrument yang digunakan adalah kuesioner berisi rancangan tentang produk dan produk yang yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan deskriptif berupa presentase. Hasil pengembangan ini adalah 86 7% anak mudah memahami metode Kubaca yang digunakan dalam kegiatan belajar membaca di kelas dan 88 1% anak senang mengikuti kegiatan belajar membaca di kelas dengan metode Kubaca. Berdasarkan data hasil pengemabangan metode Kubaca maka dapat disimpulkan bahwa metode tersebut mudah untuk diterapkan mudah dipahami anak dan menyenagkan bagi anak. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diuji cobakan kepada kelompokyang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain hal tersebut karena penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada peneliti selanjutnya untuk menguji tingkat keefektifan dari produk yang dikembangkan.