Skripsi
Pengembangan pola bermain sirkuit Kawan Ceria untuk aspek sosial emosional anak Kelompok B TK Kartika IX-41 Malang / Rista Widyawati
Abstrak
ABSTRAK Widyawati Rista. 2015. Pengembangan Pola Bermain Sirkuit Kawan Ceria Untuk Aspek Sosial Emosional Anak Kelompok B TK Kartika IX-41 Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Falkultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa dun Akbar M.Pd (II) Drs. Sutrisno S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Pola bermain sirkuit kawan ceria aspek sosial emosional. Kegiatan pembelajaran sosial emosional di TK Kartika IX-41 Malang yaitu mengerjakan lembar kerja dan kegiatan-kegiatan pembiasaan. Ada masih banyak anak di TK tersebut yang belum dapat bekerjasama dan berbagi dengan teman lain sehingga seringkali anak menangis dan bertengkar karena berebut mainan atau alat tulis saat kegiatan belajar maupun dalam kegiatan bermain. Berkaitan dengan itu maka diperlukan kegiatan yang dapat menstimulus kemampuan bekerjasama dan kemampuan mengontrol emosi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan pola bermain sirkuit kawan ceria yang valid secara teoritik efektif menyenangkan bagi anak dan memiliki nilai keterterapan tinggi dalam pembelajaran sosial emosional anak. Pengembangan pola bermain sirkuit kawan ceria ini mengacu pada model pengembangan Borg and Gall yang dilaksanakan sampai langkah yang ke-7 dengan langkah-langkah sebagai berikut 1) pengumpulan data dan informasi (need assesment) 2) penyusunan rencana produk pengembangan permainan 3) Evaluasi produk oleh ahli 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 12 subjek 5) revisi berdasarkan hasil uji coba kecil 6) melakukan uji coba kelompok besar dengan 32 subjek 7) revisi berdasarkan hasil uji coba kelompok besar. Permainan sirkuit kawan ceria ini dikembangkan berdasarkan saran dan masukkan yang diperoleh dari proses evaluasi oleh ahli hasil uji coba kelompok kecil dan hasil uji coba kelompok besar. Hasil evaluasi oleh tiga ahli yaitu ahli pembelajaran permainan dan sosial emosional anak usia dini diperoleh rata-rata keseluruhan 84 7% setuju dengan rancangan produk permainan sirkuit kawan ceria. Hasil uji kelompok besar diperoleh hasil 93 6% anak senang melakukan permainan 91 9% anak mudah dalam pelaksanaan permainan dan 92 8% sosial emosional anak terstimulus dalam kegiatan bermain. Dari hasil tersebut maka permainan sirkuit kawan ceria merupakan permainan yang menyenangkan mudah dilakukan dan dapat menstimulus aspek sosial emosional anak serta dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sosial emosional anak. Setelah dilakukan penyempurnaan produk maka dihasilkan permainan sirkuit kawan ceria yang tediri dari 4 pos dan dimainkan secara berkelompok masing-masing kelompok beranggotakan 3 anak. Untuk pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan pada subjek yang lebih luas dengan mempertimbangkan situasi sekolah usia dan tingkat kemampuan anak. Perbaikkan juga dapat dilakukan dengan menambah variasi kegiatan bermain serta penggunaan alat bermain dengan bahan-bahan yang lebih awet namun tetap aman bagi anak.