Skripsi
Daya terima makanan pokok beras cerdas menurut penderita diabetes mellitus / Ummu Rohani
Abstrak
ABSTRAK Rohani Ummu. 2015. Daya Terima Makanan Pokok Beras Cerdas Menurut Penderita Diabetes Mellitus. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Nunung Nurjanah M.Kes. (II) Dra. Wiwik Wahyuni M.Pd. Kata Kunci Daya Terima Makanan Pokok Beras Cerdas Diabetes Mellitus Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis daya terima makanan pokok beras cerdas menurut penderita diabetes mellitus di RW IV Kecamatan Kartoharjo-Kota Madiun berdasarkan karateristik individu karakteristik makanan dan karateristik lingkungan. Jenis penelitian ini adalah survai dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah masyarakat penderita diabetes mellitus dari semua golongan usia di RW IV Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun berjumlah 109 orang dengan sampel penelitian diambil 70% dari jumlah populasi sehingga ditentukan 77 sampel yang dipilih secara acak. Daya terima makanan pokok beras cerdas berdasarkan karakteristik individu masyarakat penderita diabetes mellitus di RW IV Kecamatan Kartoharjo-Kota Madiun diketahui bahwa sebagian besar masyarakat tamat PT (49 3%) dengan pendapatan per kapita/bulan kurang (44%). Seluruh masyarakat penderita diabetes mellitus (100%) memperoleh informasi gizi tentang makanan pokok untuk penderita diabetes mellitus sedangkan informasi gizi sebagian besar (50 6%) diperoleh dari keluarga. Sebagian besar (96%) masyarakat belum mengetahui tentang beras cerdas oleh karena itu seluruh (100%) masyarakat penderita diabetes mellitus masih mengkonsumsi nasi. Makanan pokok selain nasi yang dikonsumsi oleh sebagian besar (55 9%) masyarakat penderita diabetes mellitus masih rendah. Sebagian besar (72 7%) masyarakat menderita diabetes mellitus disebabkan pola makan yang tidak seimbang. Daya terima makanan pokok beras cerdas berdasarkan karakteristik makanan sebagian besar masyarakat menyukai rasa beras cerdas (61%) menyukai rupa beras cerdas (75 3%) menyukai tekstur nasi beras cerdas (72%). Sebagian besar masyarakat menyatakan bahwa harga beras cerdas tergolong biasa (74%). Daya terima makanan pokok beras cerdas berdasarkan karakteristik lingkungan sebagian besar masyarakat bekerja sebagai PNS (31 2%) dan mempunyai anggota keluarga yang berjumlah 4 orang (32 4 %). Temuan penelitian bahwa telah ditemukannya makanan pokok selain nasi yang banyak manfaatnya khususnya untuk penderita diabetes mellitus yaitu beras cerdas. Upaya yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah diperlukan pendistribusian beras cerdas secara merata agar dapat diambil manfaatnya oleh semua orang.