Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis web pada mata pelajaran dasar kompetensi kejuruan 3 siswa kelas X Jurusan Teknik Elektronika Industri di SMK Negeri 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung / Debby Ari Kurnia Setiawan
Abstrak
ABSTRAK Setiawan Debby Ari Kurnia. 2015. Pengembangan Media PembelajaranBerbasisWebPada Mata PelajaranDasarKompetensiKejuruan 3 SiswaKelas X JurusanTeknikElektronikaIndustridi SMK Negeri 3 Boyolangu. Skripsi S1 PendidikanTeknikElektro JurusanTeknikElektro FakutasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. SyaadPatmanthara M.Pd. (II) Drs. Suwasono M.T. Kata Kunci Pengembangan media web moodle dasarkompetensikejuruan Mata pelajaranDasarKompetensiKejuruan (DKK) adalahmatapelajaranproduktifkelas X JurusanTeknikElektronikaIndustri di SMK Negeri 3 Boyolangu. Mata pelajaran DKK terdapatempatstandarkompetensi salahsatunyaadalahstandarkompetensi ke-3 atauDasarKompetensiKejuruan 3 yang mempelajaritentangdasar-dasarteknik digital. Berdasarkanhasilpengamatan diperolehinformasibahwakegiatanpembelajaranmasihberpusatpada guru denganmenggunakanceramahdidepankelas. Selama proses pembelajaran guru mengalamikesulitandalammenjelaskanmateri karenaketerbatasanalatdanbahan yang digunakan salahsatunyaadalah media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakanoleh guru dalammenyampaikanmaterihanyamenggunakan media papantulisdan media powerpointberbentukteksdangambar. Selainitu sarana-prasaranasepertifasilitas internet yang tersedia di SMK Negeri 3 Boyolangubelumsepenuhnyadimanfaatkandalam proses pembelajaran. MakapenelitimelakukanpenelitianPengembangan Media PembelajaranBerbasiswebpada Mata PelajaranDasarKompetensiKejuruan 3 SiswaKelas X JurusanTeknikElektronikaIndustri di SMK Negeri 3 Boyolangu. Model pengembangan yang digunakandalampenelitianpengembanganiniadalah model pengembangan ADDIE karenalangkah-langkahnyadijelaskansecarasistematisdansesuaidengankebutuhan yang digunakan sertatidakdilakukanproduksimasal. Selainitudalam model pengembangan ADDIE padasetiaplangkanyadilakukanevaluasisehinggadiharapkanmenghasilkanproduk yang mempunyaitingkatvaliditastinggi. Model pengembanganiniterdiridari 5 (lima) tahapyaitu (1) Analisis (2) Desain (3) Pengembangan (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Media pembelajaranberbasisweb yang dikembangkanmemilikifasilitasantara lain materionline materioffline pdf materipresentasipowerpoint video pembelajaran animasi diskusi chatting dantesformatif. Berdasarkanhasilujicoba diperolehpersentasedaritiap-tiapsubjekujicobasebagaiberikut (1) ahli media diperolehpersentase 91 93% (2) ahlimateridosen diperolehpersentase89 77% (3) ahlimateri guru diperolehpersentase 95 45% (4) kelompokkecil diperolehpersentase 85 12% dan (5) kelompokbesar diperolehpersentase 87 90%. Rata-rata persentasehasilvalidasidanujicobaadalah 90.03%. Sehinggadapatdisimpulkanbahwapengembangan media pembelajaranberbasiswebinisangatlayakdansangatbaikdigunakandalam proses pembelajaran.