Tugas Akhir
Analisis penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat penilaian kinerja pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang / Ridwan Prabawa
Abstrak
ABSTRAK Prabawa Ridwan. 2015. Analisis Penerapan Akuntansi Pertanggungjawaban Sebagai Alat Penilaian Kinerja Pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang.TugasAkhir JurusanAkuntansiFakultasEkonomiUniversitasNegeri Malang. Pembimbing Diana Tien Irafahmi S.pd. M. Ed. Kata Kunci Akuntansi Pertanggungjawaban Penilaian Kinerja. Akuntansipertanggungjawabanmerupakansuatusistem yang disusunsedemikianrupadenganmenyesuaikansifatdankegiatanperusahaandengantujuan agar masing ndash masing unit yang bekerjadapatmempertanggungjawabkanhasilkegiatan unit yang berada di bawahpengawasannya. Dengansistemini unit-unit yangadadalamorganisasi di bagimenjadipusat-pusatpertanggungjawaban dankeseluruhanpusatpertanggungjawabanmembentukjenjanghirarkidalamorganisasi. PenelitianlapanganinidilakukanUntukmengetahuipenerapanakuntansipertanggungjawaban Kantor PengawasandanPelayanan Bea danCukaiTipeMadyaCukai Malang. Sertamengetahuifungsilaporanakuntansipertanggungjawabanuntukpenilaiankinerja Kantor PengawasandanPelayanan Bea danCukaiTipeMadyaCukai Malang denganmenggunakan 3E (Efisiensi Efektivitas danEkonomis). Analisis yang digunakan adalah prosedur kuantitatif dimana analisis yang dilakukan atas dasar Laporan Pertanggungjawaban yang dibuat oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang. Tolak ukur yang digunakan untuk menentukan baik atau tidaknya berdasarkan teori akuntansi pertanggungjawaban dan pemikiran yang logis. Kesimpulandaripenelitianiniadalahpenerapan akuntansi pertanggungjawaban pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang berdasarkan teori yang saya kemukakan belum sempurna. Pada bagian pengklasifikasian biaya dengan menggunakan kode rekening Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipr Madya Cukai Malang belum menerapkan pengklasifikasian biaya menurut pusat-pusat pertanggungjawaban tetapi menurut kebijakan kantor yang telah disetujui oleh kepala kantor. Selanjutnya penilaian kinerja menggunakan Laporan Pertanggungjawaban dan Neraca Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipr Madya Cukai Malang menghasilkan hasil yang baik. Agar penerapan akuntansi pertanggungjawabanmenjadisempurnamakapenulismemberikan saran berdasarkanteori yang telahdipelajari. Padabagian pengklasifikasian biayadengankoderekeningsebaiknyamenggunakanpengklasifikasianberdasarkanpusatpertanggungjawaban. Denganbegitupihakmanajemenakancepatmengetahuidandapatcepatmengambilkeputusanjikaterdapatkesalahanataupenyimpangan yang terjadi. Selainitu penerapanakuntansipertanggungjawabanjugabisaberjalandengansempurna.