Skripsi
Receptive and controlled-productive vocabulary of tenth graders of MAN Negara / Qisthiyah Karimah
Abstrak
ABSTRAK Karimah Qisthiyah. 2015. Kosakata Reseptif dan Produktif-Terkontrol Siswa Kelas X MAN Negara. Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Prof. Utami Widiati M.A. Ph.D. Pembimbing II Dr. Furaidah M.A. Kata Kunci Kosakata penguasaan kosakata reseptif dan penguasaan kosakata produktif-terkontrol Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penguasaan kosakata reseptif dan kosakata produktif-terkontrol pada siswa kelas X di MAN Negara-Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi kuantitatif. Vocabulary Size Test digunakan untuk mengukur penguasaan kosakata reseptif dari siswa. Untuk mengetahui penguasaan kosakata produktif-terkontrol dari siswa tersebut maka Productive version of Vocabulary Level Test diujikan kepada siswa. Peserta tes kosakata adalah 98 siswa kelas X di MAN Negara tahun ajaran 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dapat mengenali 2600 word families dalam tes penguasaan kosakata reseptif dan hanya sekitar 330 word families yang dapat digunakan oleh siswa secara produktif-terkontrol. Nilai dari tes penguasaan kosakata reseptif dan kosakata produktif-terkontrol berkorelasi satu sama lain dengan korelasi yang sedang (.54) dan memiliki hubungan yang positif. Korelasi signifikan pada level 0.01 (dengan two-tailed). Sehingga pertumbuhan dari satu kosakata bahasa Inggris dapat berkembang seiring dengan pertumbuhan jenis kosakata bahasa Inggris yang lainnya. Hasil Penelitian juga mengindikasikan bahwa siswa membutuhkan banyak pengembangan kosakata bahasa Inggris. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa kosakata reseptif dari siswa lebih banyak daripada kosakata produktif-terkontrol. Sehingga guru harus membantu siswa untuk mengaktivasi kosakata mereka. Extensive Reading dengan kegiatan setelah Extensive Reading dapat menambah dan mengaktifkan kosakata siswa. Program itu juga dapat membangun kebiasaan membaca siswa.