Tugas Akhir
Perencanaan dan penggulungan belitan stator motor induksi 3 fasa, 0,5HP, 50HZ, 220/380V, 24 alur, double layer, 4 pole / Adhe Tri Wira Pradhana
Abstrak
ABSTRAK Pradhana A.T.W. 2015. Perencanaan dan Penggulungan Belitan Stator Motor Induksi 3 Fasa 0 5HP 50Hz 220/380V 24 Alur Double Layer 4 Pole. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Elektro Program Studi D3 Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Dwi Prihanto S.S.T. M. Pd. (2) M Rodhi Faiz S.T. M.T. Kata kunci Perencanaan Penggulungan belitan stator motor induksi tiga fasa double layer Dalam dunia kelistrikan alat atau perangkat listrik pasti akan mengalami kerusakan pada masanya. Namun beberapa dapat diperbaiki sehingga dapat digunakan kembali tanpa harus membeli alat baru. Motor induksi rotor sangkar tiga fasa ketika mengalami kerusakan dapat diperbaiki dengan cara menggulung ulang atau mengganti spare part yang rusak. Gangguan pada motor induksi rotor sangkar tiga fasa banyak dialami pada belitan stator yang terbakar. Terbakarnya belitan stator sebagian besar disebabkan karena beban lebih atau penempatan motor yang kurang tepat sehingga suhu motor terus meningkat. Beban lebih terjadi disebabkan oleh besarnya beban yang ditanggung motor lebih besar dari kapasitas motor. Kerusakan belitan stator ini dapat mengganggu operasional dan kinerja proses produksi yang memanfaatkan motor tersebut. Dalam gangguan semacam ini maka langkah yang dapat dilakukan adalah membeli motor yang baru dengan spesifikasi yang sama. Cara ini membutuhkan biaya lebih mahal dan cukup lama untuk mencari motor dengan spesifikasi yang sama dengan motor yang lama. Metode lain yang dapat dilakukan adalah membelit ulang kumparan yang terbakar dengan kumparan yang baru. Tapi yang perlu diperhatikan untuk melakukan membelit ulang kumparan diperlukan keterampilan-keterampilan yang baik dan teknik yang tepat sehingga motor listrik hasil penggulungan ulang dapat berfungsi seperti semula. Melihat pentingnya keahlian menggulung motor induksi dalam industri bagi peserta didik jurusan teknik elektro maka perlu implementasi pengerjaan secara nyata untuk dapat lebih memahami bagaimana merencanakan dan menggulung belitan stator motor induksi khususnya motor induksi tiga fasa. Penggunaan motor induksi tiga fasa dikarenakan effisiensi motor yang tinggi jika dibandingkan motor induksi satu fasa. Faktor lainnya kurangnya pengalaman dalam merencanakan dan menggulung motor induksi tiga fasa dengan teknik penggulungan double layer. Double layer yaitu memiliki ciri dalam satu alur terdapat dua lapis kumparan.Sehingga dengan adanya pengerjaan perencanaan dan penggulungan belitan stator motor induksi tiga fasa akan dapat membantu menambah keahlian dan pemahaman mengenai keahlian tersebut. Metode pengerjaan pada pekerjaan perencanaan dan penggulungan belitan stator motor induksi tiga fasa dengan double layer ini menggunakan beberapa tahapan yang meliputi (1) Persiapan pekerjaan (2) Pembongkaran motor (3) Perencanaan penggulungan motor (4) Pelaksanaan penggulungan dan (5) Pengujian. Pemilihan tahapan ini dikarenakan setiap prosesnya dapat membantu pekerjaan dan memudahkan untuk pemahaman mengenai pekerjaan tersebut.