UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pembelajaran menulis cerita melalui implementasi prosedur menulis terbimbing di kelas 4 sekolah dasar / oleh Novi Resmini

Resmini, Novi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Resmini Novi. 1997. Pembelajaran Menulis Cerita Melalui Implementasi Prosedur Menulis Terbim-bing Di Kelas IV Sekolah Dasar. Tesis Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sekolah Dasar Program Pascasarjana IKIP Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Imam Syafi ie (2) Dr. Aminuddin. Kata-Kata Kunci pembelajaran menulis cerita prose-dur menulis terbimbing. Pemilihan Pembelajaran Menulis Cerita melalui Imple-mentasi Prosedur Menulis Terbimbing (PMT) sebagai fokus penelitian bertolak dari masalah bahwa siswa kelas 4 seko-lah dasar belum memahami dan belum mampu menulis cerita yang di dalam GBPP merupakan kemampuan menulis yang harus dikuasai siswa dalam rentang waktu 3 caturwulan. Hal ini disebabkan belum dilaksanakannya pembelajaran menulis melalui pemberian bimbingan sehingga siswa belum memahami dan belum mampu menulis cerita dengan penggarapan struktur secara tepat. Tujuan penelitian ini adalah memahami (1) perencanaan pembelajaran menulis cerita berdasarkan PMT yang membentuk pemahaman dan kemampuan siswa menentukan penggarapan struktur cerita (2) pelaksarfaan pembelajaran pembelajaran menulis cerita berdasarkan PMT yang membentuk pemahaman dan kemampuan siswa menentukan penggarapan struktur cerita dan (3) karakteristik hasil pembelajaran menulis cerita berdasarkan PMT berkaitan dengan kemampuan siswa menentukan penggarapan struktur cerita dalam menulis cerita. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan. Rancangan penelitian disusun dalam satuan siklus secara berdaur meliputi (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pemantauan dan (4) perefleksian. Kegiatan perefleksian dilakukan setiap akhir siklus yang kemudian dijadikan dasar penyusunan perencanaan siklus berikutnya. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian dilakukan secara kolaboratif oleh peneliti dan praktisi (guru) sehingga implikasi praktis yang diperoleh setelah akhir siklus IV dapat direkonstruksikan secara aplikatif oleh guru bersangkutan khususnya. Data penelitian meliputi data verbal dan nonverbal berupa perilaku yang bersumber dari tampilan interaksi dan tampilan karangan siswa. Data diperoleh dari subjek terte-liti yakni 21 siswa kelas 4 cawu 3 SD Laboratorium IKIP Malang. Data diperoleh dari instrumen utama yakni peneliti yang juga memanfaatkan format catatan lapangan wawancara kajian dokumen dan rekaman foto kegiatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model mengqlir yang di dalam-nya melibatkan reduksi data sajian data verifikasi serta penarikan simpulan. Kegiatan analisis data dimulai dari penyeleksian data pengkodean signifikansi dan sistematisasi. Selan-jutnya dilakukan pengidentifikasian chart struktur cerita hasil membaca dan menulis serta hasil karangan siswa sehingga diperoleh simpulan sementara. Kegiatan berikutnya adalah triangulasi dan penyimpulan tentang pemahaman dan kemampuan siswa menulis cerita. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pemahaman bahwa perencanaan pembelajaran menulis cerita untuk mem-bentuk pemahaman dan kemampuan menulis cerita dapat dilak-sanakan dalam 2 tahap pembelajaran yakni tahap pembentukan pemahaman struktur cerita dan cara menggarapnya lewat kegiatan membaca dan tahap pembentukan kemampuan menentu-kan penggarapan struktur cerita lewat kegiatan menulis. Pembentukan pemahaman siswa tentang struktur cerita dan cara menggarapnya difokuskan pada pemahaman tema cerita pelaku dan penokohan latar cerita dan rangkaian cerita. Pembelajaran dilaksanakan dengan prosedur (1) membaca model cerita (2) menelaah penggarapan struktur cerita dalam model cerita dan (3) mengidentifikasi penggarapan struktur cerita lewat pengerjaan chart. Kegiatan tersebut juga ditempuh melalui prosedur bimbingan lewat pemberian model cerita pemberian chart struktur cerita konferensi dan kegiatan sharing. Hasil pembentukan pemahaman struktur cerita dan cara menggarapnVseperti terlihat dalam chart hasil penelaahan struktur erita menunjukkan bahwa subjek sudah memiliki pemahaman yang baik tentang struktur cerita dan cara menggarapnya. Subjek sudah mampu mengungkapkan kembali struktur cerita dalam model cerita yang dibacanya dengan penggarapan struktur yang tepat. Pembentukan kemampuan siswa menentukan penggarapan struktur cerita dilaksanakan dengan fokus amatan yang sama yakni kemampuan menentukan penggarapan tema cerita pelaku dan penokohan latar cerita dan rangkaian cerita. Pembel-ajaran dilaksanakan dengan prosedur (1) menyusun daftar ide -menentukan dan mengembangkan tema cerita (2) menen-tukan pelaku dan penggambaran watak pelaku (3) menentukan penggarapan latar cerita dan (4) menentukan dan menyusun rangkaian cerita. Dengan menerapkan tahapan-tahapan proses menulis yakni tahap pramenulis dengan teknik curah penda-pat (brainstorming) dan pengelompokan cerita (cluster-ing) tahap menulis melalui kegiatan penyusunan dan pema-paran ide (drafting) revising lewat kegiatan konferensi serta tahap pascamenulis untuk mempublikasikan hasil tulisan siswa lewat kegiatan sharing empat kegiatan di atas mudah diarahkan dan dipantau. Hasil tampilan draf cerita yang disusun melalui pengerjaan chart struktur cerita dan hasil karangan siswa menunjukkan karakteristik bahwa hasil karangan siswa dapat dikualifikasikan berda-sarkan karakteristik (1) penentuan dan penggarapan tema cerita sangat baik (2) penentuan pelaku dan penggarapan watak pelaku baik (3) penentuan dan penggarapan latar cerita sangat baik dan (4) penentuan dan penggarapan rangkaian cerita sangat baik. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah dalam pembelajaran menulis cerita hendaknya guru mengaktifkan dan mengaplikasikan penggunaan strategi PMT. Implementasinya ditempuh melalui perencanaan dalam bentuk program satuan pelajaran. Penyiapan bimbingan berupa pemberian model cerita dan media chart disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa. Kegiatan tersebut juga diikuti evaluasi baik proses maupun evaluasi hasil.


Informasi Detail
DDC
Rt 372.623044 RES p
Prodi
IKIP MALANG. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA SD,, 1998.
Deskripsi Fisik
xiv, 388 lembar il., tab. 28 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00200/KI/98
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)--IKIP MALANG, 1998
Subjek
1. BAHASA INDONESIA (PENDIDIKAN DASAR) KOMPOSISI - STUDI DAN PENGAJARAN

Pembimbing
1. SYAFI'IE, H.IMAM 2. AMINUDDIN
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik