UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis terhadap perilaku individu berdasarkan teori motivasi McGregor sebagai dasar mengoptimalkan disiplin kerja pegawai (studi pada pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pare) / Dyah Qurratu \'Ayunin

A'yunin, Dyah Qurratu - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK A yunin Dyah Qurratu. 2015. Analisis terhadap Perilaku Individu berdasarkan Teori Motivasi McGregor sebagai Dasar Mengoptimalkan Disiplin Kerja Pegawai (Studi Pada Pegawai Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pare. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Wahju Wibowo A.Md S.E M.Si. (II)Dr.Syihabudhin S.E M.Si. Kata Kunci perilaku individu teori motivasi McGregor disiplin kerja pegawai. Perilaku pada dasarnya berorientasi pada tujuan dengan perkataan lain perilaku pada umumnya dimotivasi oleh suatu keinginan untuk mencapai tujuan tertentu namun perilaku antar individu berbeda satu dengan yang lainnya. Perbedaan inilah yang memunculkan adanya perilaku yang bersifat positif dan negatif.Perilakuindividu yang bersifatpositifdannegatiftersebut dapat dilihat pada teori perilaku yang dipaparkan oleh Douglas McGregor (1983) yaitu teori X dan Y. Teori X mengasumsikan individucenderung bersifat negatif karena pada dasarnya pegawai cenderung malas dan tidak suka bekerjasehingga harus dikontrol secara ketat dan seringkali dipaksa untuk mencapai tujuan organisasi sedangkan teori Y mengasumsikan individu bersifat positif karena pegawai bersifat self-directed dalam pekerjaannya.Dari kedua karakteristik perilaku tersebut dapat diketahui bahwa perbedaan perilaku individu berdasarkan teori McGregor ini berdampak kepada tingkat disiplin kerja pegawai. Berangkat dari masalah tersebut peneliti memiliki kuriositas yang lebih untuk meneliti tentang bagaimana perilaku individu berdasarkan teori motivasi McGregor sebagai dasar mengoptimalkan disiplin kerja pegawai di Pegawai KPP Pratama Pare. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pegawai di KPP Pratama Pare berdasarkan teori motivasi McGregor serta upaya yang telah dilakukan oleh pihak KPP Pratama Pare dalam mengoptimalkan disiplin kerja pegawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah fenomenologi sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif karena penelitian ini bersifat sifat non hipotesis melainkan untuk mengekslorasi keadaan yang sebenarnya terjadi. Hasil dari penelitian ini terdapat adanya perbedaan perilaku pegawai diKPP Pratama Pare berdasarkan teori motivasi McGregor. Dari dua belas responden terdapat tujuh pegawai yang cenderung pada tipe X dan lima pegawai yang cenderung pada tipe Y perbedaan perilaku pegawai tersebut tampak dari komitmen pegawai tanggung jawab pegawai kreativitas pegawai disiplin waktu pegawai serta disiplin sikap pegawai. Ciri perilaku pegawai KPP Pratama Pare yang bertipe X berdasarkan komitmen pegawai pegawai tidak menyukai pekerjaannya dan lebih memilih insentif keuangan dibanding pengembangan karir berdasarkan tanggung jawab pegawai dalam upaya penyelesaian pekerjaan dan pemenuhan target di motivasi oleh adanya sanksi dan pemotongan tunjangan berdasarkan kreativitas pegawai dalam menggunakan waktu luangnya adalah dengan berbincang bincang dengan rekan kerja membuka portal kepegawaian atau pergi ke kantin untuk sarapan minum kopi berdasarkan disiplin waktu pegawai datang dan pulang kerja tepat waktu di motivasi oleh adanya sanksi potongan tunjangan berdasarkan disiplin sikap pegawai masih melanggar tata tertib seperti tidak menggunakan name tag kaos kaki dan sepatu. Ciri perilaku pegawai yang bertipe Y berdasarkan komitmen pegawai menyukai pekerjaan karena sesuai dengan karakter dan dapat memberi manfaat bagi organisasi pegawai juga lebih memilih pengembangan karir di banding insentif keuangan berdasarkan tangung jawab pegawai dalam upaya menyelesaikan pekerjaan dan pemenuhan target di motivasi oleh adanya kepuasan pribadi apabila tugas dan target terselesaikan berdasarkan kreativitas pegawai dalam mengisi waktu luang digunakan untuk membaca peraturan-peraturan perpajakan mereview pekerjaan membaca buku atau sharing non formal dengan rekan kerja berdasarkan disiplin waktu pegawai pegawai datang dan pulang kerja tepat waktu di motivasi oleh kesadaran diri pegawai berdasarkan disiplin sikap pegawai mentaati peraturan-peraturan yang ada karena di motivasi oleh kesadaran diri untuk melakukan yang terbaik. Upaya yang dilakukan oleh pihak KPP Pare dalam mengoptimalkan disiplin kerja pegawai yaitu dengan menggunakan kebijakan aturan dan kode etik yang berasal dari kantor pusat pegawai yang cenderung pada tipe X mentaati kebijakan-kebijakan tersebut untuk menghindari sanksi dan pemotongan tunjangan sedangkan pegawai cenderung pada tipe Y mentaati kebijakan-kebijakan yang berlaku karena pegawai memiliki kesadaran diri dalam melaksanakan tugasnya. Proses pengawasan di bebankan kepada masing masing Kepala Seksi namun KPP Pratama Pare memiliki seksi Pemeriksaan dan Kepatuhan Internal yang mengawasi disiplin pegawai bagi pegawai yang cenderung pada tipe X pengawasan atasan sangat penting sedangkan pegawai yang cenderung pada tipe Y tidak bergantung pada pengawasan atasan. Instrumen yang digunakan untuk melakukan pengawasan disiplin menggunakan fingerprint untuk absen CCTV untuk mengawasi perilaku pegawai serta buku izin keluar bagi pegawai yang cenderung pada tipe X masih melakukan tindakan tidak disiplin sedangkan pegawai yang cenderung pada tipe Y pada dasarnya tidak membutuhkan pengawasan yang melekat karena pegawai dapat memenuhi tanggung jawabnya. Laporan hasil pengawasan disiplin pegawai berupa LBKP bagi pegawai yang cenderung pada tipe X LBKP ini yang digunakan sebagai dasar pemberian sanksi pemotongan tunjangan sedangkan untuk pegawai yang cenderung pada tipe Y dapat digunakan sebagai laporan yang dapat menunjang penilaian kinerja yang nantinya akan berdampak pada kenaikan karir Saran untuk pihak KPP Pare adalah perlu adanya pengawasan yang tegas dari Kepala Kantor kepada pegawai yang cenderung pada tipe X memberikan peluang kepada pegawai yang cenderung pada tipe Y untuk mengembangkan keahlian serta karir dan mengembangkan media fingerprint yang telah ada agar dapat mengawasi kehadiran pegawai di saat jam kerja pagi siang dan sore.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.314 AYU a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen, 2015.
Deskripsi Fisik
xi, 137 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02002/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. DISIPLIN KERJA - PERILAKU INDIVIDU
2. DISCIPLINE

Pembimbing
1. Wahyu Wibowo ; 2. Syihabudhin
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik