Skripsi
Pengembangan bahan ajar menggunakan pendekatan saintifik untuk mengeksplisitkan hakikat sains (NOS) dan berfikir kritis pada materi ikatan kimia dan gaya antarmolekul / Ivan Ashif Ardhana
Abstrak
ABSTRAK Ardhana Ivan Ashif. 2015. PengembanganBahan Ajar MenggunakanPendekatanSaintifikuntukMengeksplisitkanHakikatSains(NOS) danBerpikirKritispadaMateriIkatan Kimia dan Gaya Antarmolekul. Skripsi Jurusan Kimia FakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam UniversitasNegeri Malang Pembimbing (I) Dra. Sri Rahayu M.Ed. Ph.D. (II) Drs. Prayitno M.Pd. Kata Kunci bahan ajar literasisains hakikatsains berpikirkritis pendekatansaintifik Pembelajaransainskimiadewasainimenunjukkanadanyaperubahandari triplet makroskopis mikroskopis dansimbolismenjadibentuk tetrahedron. Perubahantersebutmenempatkanaspekkemanusiaanpadapuncakpembelajaran. Artinya siswadiharapkanmemilikikemampuanmemecahkanmasalah-masalah yang berkaitandenganetika moral dankemanusiaanmelalui proses pembelajaran. Kemampuantersebutmerupakanliterasisains yang telahdimunculkansecaratersiratpadakurikulum 2013. Literasisainsmemilikiaspekhakikatsainsdanberpikirkritis yang dapatdieksplisitkanmelaluipembelajarandenganpendekatansaintifikdaninkuiriilmiah.Sayangnya kemampuanliterasisainssiswa Indonesia masihjauhdariharapan. Survei PISA membuktikanhaltersebutdenganselalumenempatkan Indonesia padaposisilimaterbawahpadakurunwaktu 2002 hingga 2012. Salah satuupayauntukmeningkatkankemampuanliterasisainssiswaadalahdenganmengembangkanbahan ajar menggunakanpendekatansaintifiksesuaikurikulum 2013. Bahan ajar inimemasukkanaspekhakikatsainsdanberpikirkritis yang diajarkansecaraeksplisitgunameningkatkancarapandangsiswaterhadapsains. Pengembanganbertujuanmenghasilkanprototipesertabahan ajar yang menggunakanpendekatansaintifikpadamateriikatankimiadangayaantarmolekuluntuksiswa SMA/MA sederajatkelas X. Selainitu akandiperolehpenilaiankuantitatif komentar dan saran terhadapbahan ajar hasilpengembanganmelaluiproses validasi. Model pengembangan yang digunakanadalah model pengembangan 4D yangterdiridariempattahapyaitutahapmembatasi merancang mengembangkan danmenyebarkan. Namun model 4D yang digunakandalampenelitianinihanyaterbatassampaitahapmengembangkandantidaksampaipadatahapmenyebarkankarenaketerbatasanwaktu tenaga sertabiaya.Bahan ajar hasilpengembangandivalidasiolehempat validator yaituduadosendariJurusan Kimia dandua guru kimia SMA. Hasilpenelitianberupapenilaiankuantitatifmenghasilkanpresentase rata-rata sebesar 92.75% untukbukusiswadengankriteriasangatlayak sedangkanuntukbuku guru mendapatkanpresentasesebesar 96.98% dengankriteriasangatlayak pula. Data kualitatifberupakomentardan saran pada proses validasidigunakansebagaipertimbanganpadarevisibahan ajar. Dari hasilvalidasi dapatdisimpulkanbahwabahan ajar menggunakanpendekatansaintifikuntukmengeksplisitkanhakikatsainsdanberpikirkritispadamateriikatankimiadangayaantarmolekulsangatlayakuntukdigunakandalampembelajaran.