Skripsi
Pengembangan permainan \"Flower Circuit\" pada pembelajaran fisik motorik kasar untuk anak Kelompok B di Taman Kanak-kanak Kecamatan Gudo-Jombang / Tacera Esa Kharisma
Abstrak
ABSTRAK Kharisma Tacera Esa. 2015. Pengembangan Permainan Folwer Circuit Pada Pembeljaran Fisik Motorik Kasar Untuk Anak Kelompok B Di Taman Kanak-Kanak. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Ir. Endro Wahyuno M.Si (2) Wuri Astuti S.Pd. Kata Kunci Pengembangan Permainan Flower Circuit Fisik Motorik Kasar Taman Kanak-Kanak Kurangnya pembelajaran yang melibatkan anak memperoleh pengalaman pembelajaran secara langsung melalui benda asli dan guru jarang melatih kesegaran jasmani anak di luar kelas yang dikarenakan kurangnya kreatifitas dan wawasan guru dalam membuat rancangan pembelajaran dan minimnya alat permainan sehingga pembelajaran yang dilaksanakan kurang membangkitkan semangat dan kurang menyenangkan bagi anak. Dengan permainan flower circuit dapat diharapkan dapat mengembangkan fisik motorik kasar anak . Guru TK Islam Bunnaya Gudo Jombang belum pernah menerapkan permainan flower circuit . Penelitian ini mempunyai banyak tujuan antara lain menghasilkan permainan flower circuit yang layak digunakan sebagai pembelajaran fisik motorik kasar untuk anak TK kelompok B yang mengandung unsur kesegaran jasmani meliputi ketepatan kelincahan dan keseimbangan dan menghasilkan permainan flower circuit yang sesuai dengan tahap perkembangan anak TK kelompok B serta aman menyenangkan dan mudah diguanakan anak. Penelitian ini menggunakan rancangan peneltian pengembangan. Prosedur pengembangan permainan flower circuit menggunakan 7 langkah pengembangan. Data penelitian yang digunakan diperoleh dari evaluasi ahli uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Subjek peneltian yakni anak kelompok B di TK Islam Bunayya Gudo Jombang yang berjumlah 36 anak. Jenis data yang digunakan yakni data kuantitatif sedangkan instrument berupa pedoman observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan deskriptif berupa presentase. Berdasarkan hasil validasi dari para ahli dinyatakan bahwa produk yang dihasilkan 91 91% dinyatakan sangat valid oleh ahli pembelajaran anak usia dini 75% dinyatakan cukup valid oleh ahli pembelajaran fisik motorik 91 67% dinyatakan sangat valid oleh ahli bermain dan permainan anak. Selain itu pada hasil uji coba kelompok kecil dinyatakan 79 17% anak mudah melakukan permainan flower circuit 100% anak senang melakukan permainan flower circuit 87 50% permainan flower circuit aman digunakan anak pada hasil uji coba kelompok besar dinyatakan 88 33% anak mudah melakukan permainan flower circuit 100% anak senang melakukan permainan flower circuit 95% permainan flower circuit aman digunakan anak. Berdasarkan data hasil pengembangan permainan flower circuit dapat disimpulkan permainan tersebut mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan anak. Permaianan flower circuit ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran fisik motorik kasar anak kelompok B. Hasil pengembangan ini dapat diuji kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain hal tersebut karena penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat kefektifan dari produk yang dikembangkan.