Skripsi
Peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan egrang pada Kelompok B di TK Al-Hidayah 02 Kaweron Kabupaten Blitar / Ely Dwi Ratna Sari
Abstrak
ABSTRAK Dwi Ely. 2015.PeningkatanKemampuan Motorik KasarMelalui PermainanEgrang Bathok pada Kelompok B di TK Al-Hidayah 02 Kaweron KabupatenBlitar.Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak UsiaDini FakultasIlmuPendidikan Universitas Negeri Malang.Pembimbing (1) Dra. Lilik Bintartik M.Pd (2) Dra. Sutansi M.Pd Kata Kunci kemampuanmotorik permainan Egrang Bathok Berdasarkanobservasi yang dilakukan di TK AL-HIDAYAH 02 KaweronKabupatenBlitarkhususnya di Kelompok B tampakperkembanganaspekmotorikanak belum optimal.Kesulitananakantaralainpadakemampuankeseimbangan ketepatandankelincahan.Penyebabnya adalah pembelajaran yang dilakukan monoton media pembelajaran yang digunakan kurang menarik dan guru kurang mengoptimalkan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan permainan Egrang Bathok dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak pada kelompok B dan untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan motorik kasar anak pada kelompok B ketika menggunakan permainan Egrang Bathok. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak Kelompok B di TK AL-HIDAYAH 02 Kaweron Kabupaten Blitar yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dokumentasi dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus masing-masing melalui tahap perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Data dianalisis dengan langkah reduksi data penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan Egrang Bathok sudah baik. Guru dapat mengembangkan permainan Egrang Bathok yang dapat menstimulasi perkembangan motorik kasar dengan menarik aktif dan menyenangkan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan perkembangan motorik kasar yang ditunjukkan dengan nilai rata-rata pada pra tindakan meningkat dari siklus I 66 85 dan siklus II meningkat menjadi85 5. Dari 15 anak semua mengalami ketuntasan belajar sesuai dengan harapan di siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan permainan Egrang Bathok dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak pada Kelompok B di TK AL-HIDAYAH 02 Kaweron Kabupaten Blitar. Saran yang dikemukakan diharapkan guru dan sekolah memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar di luar kelas dan menggunakan ataumencobapermainantradisionalEgrang Bathok dalammeningkatkankemampuanmotorikkasarpadaanaksertamemanfaatkan media yang menarik praktis tidak berbahayasesuai dengan kebutuhan anak sehingga perkembangan anak dapat berjalan secara optimal. Aspek motorik yang belum berkembang optimal adalah keseimbangan.