Skripsi
Problematika guru kelas IV dalam merealisasikan penerapan \"scientific approach\" berdasarkan kurikulum 2013 di SDN segugus 1 Kedungkandang Malang / Febby Eka Elsalina
Abstrak
ABSTRAK Elsalina FebbyEka. 2015. Problematika Guru Kelas IV dalamMerealisasikanPenerapan Scientific approach di SDN Segugus 1 Kedungkandang Malang.Skripsi Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Sri EstuWinahyu M.Pd (2) Drs. HeruAgus Tri W M.Pd Kata Kunci problematika scientific approach Scientific approachmerupakanpendekatan yang dilandasipendekatanilmiahdalampembelajaran yang diorientasikangunamembinakemampuan siswa memecahkan masalah melalui serangkaian aktivitas yang terdiridariketerampilan-keterampilanbelajarsiswameliputimengamati menanya mencoba menalar menyimpulkandanmengkomunikasikandalam upaya meningkatkan pemahaman siswa.Berdasarkanhasilwawancaraawaldanobservasi guru kesulitanmenerapkanketerampilan-keterampilanbelajarsiswa.Misalnyaguru masihbelummengembangkanketerampilanmenalarsiswa.Berkaitandenganhalitu makaperludilakukanpenelitianlebihlanjutuntukmengungkapproblematika yang dijumpai guru dalampenerapanscientific approach.. Penelitianinidilakukandengantujuanmengungkapdanmendeskripsikanproblematikaperencanaanpembelajaran pelaksanaaanpembelajarandanpenilaianpembelajaran yang mengacupadascientific approach. Penelitianinimerupakanpenelitian yang menggunakanpendekatankualitatif.Pengumpulan data yang digunakandalampenelitianiniyaituwawancara observasi dandokumentasi. Hasilpenelitianmenyatakanproblematika yang dijumpaibeberapa guru dalam2 guru kesulitanmerencanakanpembelajarandalamhalmenjabarkanindikator 3 guru kesulitandalammenjabarkantujuanpembelajarandan5 guru kesulitanmengembangkanmateri.Dalampelaksanaanpembelajaranyaitu6 guru kurangmampumengembangkanketerampilanmengamatipadasiswa 6 guru kesulitanmemberiarahanpadasiswa agar siswadapatmenalar 4 guru kesulitandalammemilihbahasa yang yangmudahdipahamisiswa. Dalampenilaianpembelajaranyaitu 6 guru kesulitanmelakukanpenilaianafektifsiswaberdasarkanrubrik yang ditetapkan 6 guru kesulitanmengolahnilai yang mencakupkognitif afektifdanpsikomotor. Saran-saran yang diajukan berdasarkan kajian produk ini meliputi (1) agar DiknasPendidikanmemberikanpembinaanbagi guru tentangpembuatan RPP yang berkualitasdanmengacupadaKurikulum 2013 (2) agar guru berusahamencarialternatif-alternatif media dansumberbelajar yang dapatmendukungketerampilan-keterampilanbelajarsiswadenganscientific approach(3) agar KepalaSekolahsenantiasamemberikanpembinaanbagi guru tentangtatacaradanpengolahanpenilaiansecaratepatsesuaidengantuntutanKurikulum 2013.