Skripsi
Pola permainan dan pengaruh perilaku anak usia dini di rumah (studi kasus di TK Islam Permata Iman Malang) / Yuni Nur Islamiyah
Abstrak
ABSTRAK Yuni Nur Islamiyah. 2014. Pola Permainan dan Pengaruh Perilaku Anak Usia Dini di Rumah (Studi Kasus di TK Islam Permata Iman Malang). Skripsi Jurusan Penidikan Luar Sekolah. FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. M. Djauzi Moedzakir M.A. (II) Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.AP. Kata-kata kunci permainan perilaku anak usia dini Aktivitas anak usia dini dengan berbagai alat dan jenis permainan memberikan pengaruh bagi perkembangannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola permainan dan pengaruh perilaku anak usia dini di rumah Kajian ini merupakan studi kasus di Tk Islam Permata Iman Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus karena penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan tentang permainan anak usia dini dan dampaknya terhadap perilaku mereka. Data dikumpukan melalui metode observasi wawancara dan studi dokumentasi melalui responden yaitu kepala sekolah dua orang guru dua orang wali murid dan dua siswa. Setelah itu data dianalisis dengan cara mereduksi data penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Pengecekan data dilakukan dengan cara triangulasi sumber teknik dan waktu. Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan berbagai macam permainan di sekolah disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak agar mereka termotivasi untuk belajar karena di dalam permainan tersebut telah terintegrasi pembelajaran bagi anak. Pola permainan di sekolah mengandung unsur edukatif dan bersifat tradisional seperti permainan melangkah maju-mundur berjalan ke samping melalui garis dan melangkah dengan satu kaki (engklek). Di rumah anak-anak bermain dengan orang-orang di lingkungannya. Mereka bermain menirukan permainan yang ada pada lingkungan tersebut misalnya permainan tradisional. Pola permainan yang dilakukan anak berupa permainan ketang kasan misalnya kejar-kejaran petak umpet kelereng dan bermain bola. Perubahan perilaku anak yang terjadi sebagai akibat dari suatu permainan terlihat dari beberapa aktifitasnya. Mereka mulai memahami apa yang harus dilakukan disaat bermain dengan temannya. Hal tersebut membuktikan adanya perkembangan sikap mereka saling mengenal satu dengan yang lain. Selain itu kemampuan seperti bekomunikasi kognitif motorik dan kecerdasan spiritual muncul dari beberapa kegiatan di sekolah. Anak merasa senang dengan permainan tradisional yang dilakukan dengan teman-temannya. Tetapi anak juga senang dengan permainan modern. Anak cenderung menirukan apa yang dimainkan dalam permainan tradisional dan modern tersebut. Anak tidak menunjukkan permainan mana yang lebih disukai karena tergantung pada kondisi anak dan lingkungan. Dari kedua jenis permainan tersebut siswa lebih banyak bermain dengan cara tradisional dengan persentase 75% dibandingkan yang modern yaitu 25%. Setelah melakukan penelitian disarankan (1) bagi TK Islam Permata Iman Malang diharapkan dapat memodifikasi dan menerapkan permainan tradisional sebagai teknik untuk kegiatan belajar anak di sekolah (2) bagi orang tua sebaiknya selalu mengawasi berbagai jenis permainan yang dilakukan anak dan (c) bagi jurusan PLS sebaiknya memberikan pendidikan bagi masyarakat dengan melakukan penyluhan serta diharapkan dapat mengembangkan penelitian terkait dengan perilaku anak sebagai akibat dari perkembangan jenis permainan dan lingkungan bermain.