Skripsi
Pengaruh kecepatan putaran spindel dan kecepatan pemakanan (feeding) pada proses turning CNC terhadap kekasaran permukaan baja SS 41 / Figa Rosyadi Ubaid
Abstrak
ABSTRAK Ubaid Figa Rosyadi. 2015. Pengaruh Putaran Spindel dan Kecepatan Pemakanan (Feeding) pada Proses Turning CNC Terhadap Kekasaran Permukaan Baja SS 41. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Maftuchin Romlie M.Pd. (II) Drs. Imam Sudjono M.T. Kata Kunci putaran spindel kecepatan pemakanan (feeding) turningCNC kekasaran permukaan baja SS 41 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh putaran spindel dan kecepatan pemakanan pada proses turningCNC terhadap kekasaran permukaan baja SS41.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh putaran spindel dan kecepatan pemakanan (feeding) pada proses turningCNC terhadap kekasaran permukaan baja SS41. Pahat yang digunakan pada penelitian ini adalah pahat insert Tungaloy T1925. Penentuan kecepatan putaran spindel dan kecepatan pemakanan didasarkan pada katalog penggunaan pahat insert yang digunakan dalam penelitian ini. Putaran spindel yang digunakan adalah 850 rpm 1274 rpm dan 1699 rpm dengan kecepatan pemakanan 0 07 mm/rev 0 08 mm/rev dan 0 09 mm/rev.Pada setiap spesimen dilakukan pengujian kekasaran permukaan untuk mengetahui tingkat kekasaran dari tiap-tiap spesimen. Pengukuran kekasaran permukaan material menggunakan alat surface test MitutoyoPortable Surftest SJ 301 series. Hasil dari eksperimen ini dijelaskan dalam desain penelitian dimana observasi dilakukan satu kali yaitu sesudah eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwaputaran spindel yang tinggi menyebabkan jarak tempuh penggeseran pahat menjadi semakin se-dikit sehingga kekasaran permukaan yang di hasilkan semakin rendah dan juga semakin rendah kecepatan pemakanan (feeding) laju penggeseran pahat dengan benda kerja akan semakin sedikit sehingga kekasaran permukaan yang di hasil-kan juga semakin rendah. Pada hasil penelitian ini nilai rata-rata kekasaran paling rendah sebesar1.44 m dan paling tinggi sebesar2.28 m. Oleh karena itu jika ingin mendapatkantingkat kekasaran permukaan yang rendah perlu memperha-tikan kecepatan putaran spindel yang digunakan dan kecepatan pemakanannya.