Skripsi
Pengaruh status sosial ekonomi orang tua dan prestasi belajar siswa terhadap motivasi melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi siswa kelas XII IPS SMAN 1 Kepanjen periode 2014-2015 / Putri Hestiningrum
Abstrak
ABSTRAK Hestiningrum Putri 2015. Pengaruh status sosial ekonomi orang tua dan prestasi belajar siswa terhadap motivasi melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi siswa kelas XII IPS SMAN 1 Kepanjen periode 2014-2015. Skripsi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Dr. Sugeng Hadi Utomo M.E. (II) Dr. Dwi Wulandari S.E. M.M. Kata Kunci status sosial ekonomi prestasi belajar dan motivasi melanjutkan studi. Pendidikan merupakan faktor penting dalam pembentukan generasi muda yang intelek. Namun sayangnya remaja saat ini lebih tertarik untuk terjun ke dunia kerja setelah lulus SMA. Banyak remaja yang lebih memilih mendaftarkan diri sebagai polisi dan TNI dengan harapan lebih cepat mendapatkan gaji. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh orang tua. Remaja menjadikan status sosial ekonomi orang tua sebagai acuan dalam menentukan masa depan. Selain itu remaja menjadikan prestasi belajar sebagai pertimbangan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi atau tidak. Siswa dengan prestasi belajar baik lebih termotivasi untuk melanjutkan studi karena adanya keyakinan diri mampu menguasai materi di jenjang yang lebih tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat ada atau tidaknya 1) Pengaruh secara parsial antara status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi 2) Pengaruh secara parsial antara prestasi belajar terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi 3) Pengaruh secara simultan antara status sosial ekonomi orang tua dan prestasi belajar terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah teknik pengambilan random sampling karena banyaknya siswa yang berasal dari kelas XII IPS SMAN 1 Kepanjen tahun ajaran 2014-2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner berupa angket yang sebelumnya telah diuji coba pada responden. Uji validitas menggunakan bantuan program SPSS 16.0 for windows. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas dengan tingkat signifikansi lima persen. Uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Dari hasil uji t diperoleh nilai sig.untuk variabel status sosial ekonomi orang tua dan prestasi belajar masing-masing kurang dari lima persen sehingga keduanya dikatakan berpengaruh terhadap motivasi siswa melanjutkan studi. Dari hasil uji F diperoleh nilai Sig. Pada tabel annova juga kurang dari lima persen sehingga variabel bebas berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat. Dari hasil koefisien determinasi dapat dikatakan bahwa variabel status sosial ekonomi orangtua dan prestasi belajar menjelaskan variabel motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Ada pengaruh secara parsial antara status sosial ekonomi orang tua terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi 2) Ada pengaruh secara parsial antara prestasi belajar terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi 3) Ada pengaruh secara simultan antara status sosial ekonomi orang tua dan prestasi belajar terhadap motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Saran bagi sekolah adalah supaya lebih mendukung siswa dengan memfasilitasi siswa untuk dapat mengembangkan prestasi belajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas.