Tugas Akhir
Analisis tata kelola penjualan gula kristal putih untuk meningkatkan daya saing PG Pesantren Baru Kediri / Yusidatul Kumairoh
Abstrak
ABSTRAK Kumairoh yusidatul. 2015. Analisis Tata Kelola Penjualan Gula Kristal Putih untuk Meningkatkan Daya Saing PG Pesantren Baru Kediri. Tugas Akhir Program Studi DIII Manajemen Pemasaran Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Yuli Soesetio S.E. M.M. Kata Kunci Tata Kelola Penjualan Daya Saing PG Pesantren Baru. Penjualan merupakan proses pemindahan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen baik secara langsung maupun melalui perantara. Dalam proses penjualan dilakukan dengan serangkaian usaha atau strategi keunggulan bersaing agar produk atau jasa mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan. Tata kelola penjualan adalah seluruh kegiatan yang dilakukan selama proses pemindahan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen sesuai dengan prosedur yang ada. PG Pesantren Baru sebagai perusahaan bergerak di bidang industri pangan yaitu Gula Kristal Putih dalam kegiatannya bertujuan untuk memenuhi konsumsi gula nasional. PG Pesantren Baru merupakan pabrik gula yang berada di bawah kepemimpinan PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X). Selain harus memenuhi kebutuhan konsumsi gula nasional PG Pesantren Baru juga harus memenuhi kebutuhan Gula Kristal Putih pada PTPN X. Untuk dapat memenuhi kebutuhan gula dalam negeri PG Pesantren Baru dituntut untuk memaksimalkan produksi Gula Kristal Putih (GKP) pada setiap tahunnya. Peran tata kelola penjualan menjadi sangat penting melihat peran pemerintah yang tidak berpihak dengan pelaku industri GKP serta semakin banyaknya pesaing di pasaran. Berdasarkan permasalahan yang dialami oleh PG Pesantren Baru penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana system tata kelola penjualan yang selama ini diterapkan oleh perusahaan. Prosedur Tata kelola penjualan pada Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru meliputi penerbitan kuantum Gula Kristal Putih (GKP) ketika gula selesai diproduksi proses pelelangan GKP oleh APTR yang bermitra dengan Pabrik Gula proses administrasi dan pelayanan pengambilan GKP pada TU-Hasil dan pengambilan GKP pada gudang distribusi PG Pesantren Baru. Untuk menciptakan daya saing PG Pesantren Baru maka diperlukan strategi keunggulan bersaing dalam mengelola penjualan Gula Kristal Putih. Adapun strategi yang diterapkan antara lain dengan menganalisis bauran pemasaran (marketing mix) melalui pengendalian mutu produk untuk menciptakan produk yang berkualitas sertastrategi differensiasi terhadap kemasan produk. Penulis berharap dengan penulisan Tugas Akhir ini dijadikans ebagai referensi dan pertimbangan dalam mengembangkan industry Gula Kristal Putih menjadi perusahaan terbesar di Indonesia yang mampu menguasai pasar Global serta mampu memproduksi berbagai macam Gula Konsumsi sesuai dengan kebutuhan konsumen modern. 8195