Skripsi
Pengembangan bahan ajar fisika dilengkapi proyek pada pokok bahasan optika geometri untuk peserta didik SMA/MA kelas X / Siti Asmaul Khusna
Abstrak
ABSTRAK Khusna Siti Asmaul. 2015. Pengembangan Bahan Ajar Fisika Dilengkapi Proyek Pada Pokok Bahasan Optika Geometri untuk Peserta Didik SMA/MA Kelas X.Skripsi Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Malang. Pembimbing (1) Dr. Lia Yuliati M.Pd (2) Drs. Agus Suyudi M.Pd Kata Kunci bahan ajar proyek optika geometri Proyek dalam pembelajaran fisika merupakan bagian dari karakteristik pembelajaran Kurikulum 2013. Pelaksanaan pembelajaran memerlukan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dipergunakan dalam pembelajaran belum sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013. Hal tersebut menunjukkan perlu adanya bahan ajar yang sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013 yakni bahan ajar fisika dilengkapi proyek agar peserta didik dapat mencapai Kompetensi Dasar Fisika SMA/MA kelas X. Pokok bahasan optika geometri memiliki kompetensi dasar yang mengarah pada proyek sehingga diperlukan peran bahan ajar dilengkapi proyek untuk mencapai kompetensi dasar tersebut. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar fisika dilengkapi proyek dan mendeskripsikan kelayakannya. Penelitian ini menggunakan model penelitian Borg and Gall dengan mengambil 5 langkah awal yakni penelitian dan pengumpulan informasi perencanaan pengembangan draft produk uji coba lapangan awal revisi produk awal.Kelayakan diukur dengan menggunakan uji validitas oleh tim ahli (7 guru bidang studi fisika) serta uji coba terbatas oleh pengguna bahan ajar (lima belas peserta didik MA Bilingual Batu). Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian dan pengembangan bahan ajar ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik perhitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar fisika dilengkapi proyek memperoleh nilai rata-rata 3 57 dari penilaian tim ahli yang berarti layak. Hasil uji coba pada peserta didik diperoleh nilai rata-rata 3 61 yang berarti layak. Hal ini berarti bahan ajar yang disusun sudah layak untuk digunakan serta memiliki kelebihan dapat melatih kemampuan berpikir kognitif sikap dan mengembangkan ketrampilan peserta didik. Adapun kekurangan bahan ajar fisika dilengkapi proyek terbatas pada pokok bahasan optika geometri saja. Bahan ajar belum dapat diimplementasikan kepada peserta didik dalam skala besar sehingga disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan melakukan implementasi bahan ajar seperti penelitian eksperimen sehingga diperoleh bahan ajar fisika dilengkapi proyek yang teruji validitasnya secara empiris.