Skripsi
Faktor-faktor yang membentuk kualitas layanan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek / Intan Dwi Lestari
Abstrak
ABSTRAK Lestari Intan Dwi. 2015. Faktor-Faktor yang Membentuk Kualitas Layanan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek Skripsi Program Studi S1 Manajemen Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dr. I Wayan Jaman Adi Putra M.Si (2) Dr. Aniek Indrawati S.Si. M.M. Kata Kunci faktor kualitas layanan rumah sakit rsud Trenggalek Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan keadaan kualitas layanan (tangible reliability responsive assurance dan empathy) di RSUD dr. Soedomo Trenggalek 2) mengetahui sumbangan indikator mana yang paling dipertimbangkan oleh pelanggan dari tiap faktor kualitas layanan (tangible reliability responsive assurance dan empathy) dalam menilai kualitas layanan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek 3) mengetahui faktor yang paling dominan bagi pelanggan dalam menilai kualitas pelayanan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan teknik analisis yang digunakan ialah teknik analisis faktor konfirmatori. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 147 pasien BPJS rawat inap di RSUD dr. Soedomo Trenggalek sedangkan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 60 pasien BPJS rawat inap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator yang paling dipertimbangkan oleh pasien BPJS rawat inap dalam menilai kualitas layanan di rumah sakit tersebut dari faktor tangible ialah indikator kebersihan dan keterawatan gedung dari faktor reliability ialah indikator kesungguhan dokter dalam memeriksa pasien dari faktor responsiveness ialah indikator kejelasan petugas rumah sakit dalam memberikan informasi mengenai prosedur pendaftaran dan prosedur lainnya dari faktor assurance ialah indikator jaminan dilakukannya pemeriksaaan tepat waktu sementara dari faktor empathy ialah indikator dokter dan perawat mendengarkan keluhan pasien dengan seksama . Dari kelima faktor tersebut faktor yang paling dipertimbangkan oleh pasien untuk menilai kualitas layanan di rumah sakit tersebut ialah faktor tangible dengan nilai eagen value tertinggi sebesar 3 149 diikuti oleh faktor reliability dengan nilai eagen value sebesar 2 762 faktor responsiveness sebesar 2 556 faktor assurance sebesar 2 281 dan faktor empathy dengan nilai eagen value terendah sebesar 2 040. Saran yang diajukan oleh peneliti bagi pihak rumah sakit ialah 1) Pihak rumah sakit hendaknya menambah kelengkapan obat yang ada di apotek 2) Pihak rumah sakit hendaknya memperbaiki kinerja mereka pada indikator kecepatan pelayanan 3) Pihak rumah sakit hendaknya memperbaiki sistem kerja pegawai agar keterlambatan pemeriksaan ataupun keterlambatan pemberian pelayanan kepada para pasien dapat terhindarkan 4) Pihak rumah sakit hendaknya mewajibkan para pegawai medis untuk selalu meminta maaf ketika melakukan kesalahan 5) Indikator dari faktor tangible yang mana memiliki nilai eagen value tertinggi hendaknya terus dipertahankan dengan melakukan perawatan rutin dan segera dilakukan perbaikan ataupun mengganti dengan yang baru bagi fasilitas yang sudah mulai rusak atau tidak berfungsi.