Skripsi
Perbedaan hasil belajar kognitif materi hidrolisis garam antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaraan kooperatif tipe TGT dan Ekspositori pada siswa kelas XI MIA SMA Negeri 17 Malang / Riki Widiantika
Abstrak
ABSTRAK Widiantika Riki. 2015. Perbedaan Hasil Belajar Kognitif Materi Hidrolisis Garam Antara Siswa Yang Dibelajarkan Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Dan Ekspositori Pada Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 7 Malang Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Dermawan Afandy M.Pd. (II) Oktavia Sulistina S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Hasil belajar kognitif TGT ekspositori dan Hidrolisis Garam. Pembelajaran kimia dengan menggunakan pembelajaran ceramah memberikan hasil belajar yang kurang maksimal. Hal ini disebabkan karena siswa menjadi kurang aktif dalam memecahkan masalah dan partisipasi rendah dalam pembelajara. Dengan demikian diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan siswa sehingga pemahaman dan hasil belajar siswa lebih baik. Salah satu model yang dianggap cocok digunakan adalah pembelajaran kooperatif yaitu TGT. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbeda dengan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan 2 kelas. Kelas eksperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan kelas kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling dari 5 kelas yang ada. Penelitian ini melibatkan tiga macam variabel yaitu variabel terikat kontrol dan bebas. Variabel terikat adalah hasil belajar kognitif siswa variabel kontrol adalah materi Hidrolisis Garam waktu pembelajaran dan buku pegangan dan variabel bebas adalah model pembelajaran. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda sebanyak 25 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data yang dilakukan adalah analisis statistika meliputi uji normalitas uji homogenitas dan uji t dengan bantuan SPSS 20 0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori.