Tesis
Disiplin diri siswa sekolah dasar (studi kasus di SDN Sisir 03 Batu) / Ayu Chandra Astari
Abstrak
ABSTRAK Astari Ayu Chandra. 2015. Disiplin Diri Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus di SDN Sisir 03 Batu. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. M. Ramli M.A. (II) Prof. Dr. Fattah Hanurawan M.Si. M.Ed. Kata Kunci disiplin diri siswa sekolah dasar Disiplin diri memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa utamanya siswa sekolah dasar. Dengan memiliki disiplin diri siswa sekolah dasar diharapkan dapat meraih kesuksesan yang ingin diraihnya di masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui definisi disiplin diri dari guru orang tua dan siswa SDN Sisir 03 Batu 2) mendeskripsikan bentuk perilaku disiplin diri siswa sekolah dasar di SDN Sisir 03 Batu 3) mengetahui faktor-faktor penyebab disiplin diri siswa di SDN Sisir 03 Batu 4) mengetahui pihak-pihak yang berperan penting dalam pembentukan disiplin diri siswa di SDN Sisir 03 Batu dan 5) mendeskripsikan upaya-upaya yang dilakukan untuk membentuk disiplin diri siswa di SDN Sisir 03 Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Dalam hal ini kehadiran peneliti adalah suatu keharusan karena peneliti berperan sebagai instrumen utama. Lokasi penelitian adalah di SDN Sisir 03 Batu. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi SDN Sisir 03 Batu yang memiliki disiplin diri. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam observasi partisipan dan studi dokumen. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan video recorder tape recorder kamera pedoman wawancara lembar pengamatan dan catatan lapangan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini triangulasi sumber data teknik dan waktu diterapkan untuk mengecek keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan definisi disiplin diri bagi guru adalah taat dan patuh pada peraturan yang ada sedangkan bagi orang tua dan siswa adalah kemampuan untuk mengatur waktu. Perilaku siswa yang mencerminkan disiplin diri di lingkungan sekolah adalah 1) datang ke sekolah sebelum bel masuk sekolah dibunyikan 2) masuk kelas segera setelah mendengar bel tanda selesai istirahat dibunyikan 3) berbaris dengan rapih saat upacara bendera dan sebelum masuk kelas 4) membawa perlengkapan sekolah yang dibutuhkan untuk satu hari 5) tidak meninggalkan perlengkapan sekolah di ruang kelas 6) mendengarkan dan memperhatikan pembelajaran di kelas dengan seksama 7) segera mengerjakan tugas sekolah yang diberikan guru wali kelas 8) membuang sampah pada tempatnya 9) bersikap sportif saat bermain dengan teman pada saat istirahat dan 10) mampu menjaga diri sendiri dari kecenderungan teman atau lingkungan yang tidak tertib. Sedangkan perilaku disiplin diri siswa di rumah adalah 1) melaksanakan tanggung jawab yang diberikan oleh orang tua 2) mampu membagi waktu tanpa diingatkan oleh orang tua terus menerus 3) mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) yang diberikan di rumah sebelum diingatkan oleh orang tua dan 4) bersikap baik dan rukun dengan keluarga di rumah. Faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin diri siswa sekolah dasar di SDN Sisir 03 Batu adalah faktor keluarga sekolah dan masyarakat sekitar. Pihak-pihak yang berperan dalam pembentukan disiplin diri siswa di SDN Sisir 03 Batu yang didapatkan dari penelitian adalah orang tua kakak/adik/anggota keluarga lain teman sepermainan dan guru di sekolah. Upaya-upaya yang dilakukan di SDN Sisir 03 Batu untuk meningkatkan disiplin diri siswa adalah 1) penerapan peraturan dan tata tertib yang konsisten terhadap seluruh warga sekolah 2) menyertakan siswa pada kegiatan-kegiatan yang mencerminkan disiplin diri seperti Pramuka dan Bimasakti 3) penataan tempat duduk siswa oleh wali kelas 4) perumusan peraturan dan tata tertib kelas dilakukan wali kelas dengan melibatkan siswa 5) pemberian hukuman dan penghargaan kepada siswa yang melanggar dan menaati peraturan yang berlaku. Upaya yang dilakukan orang tua di lingkungan rumah untuk meningkatkan disiplin diri siswa adalah 1) membiasakan hidup teratur sedari kecil 2) memberi tanggung jawab sehari-hari 3) menentukan peraturan tata tertib dan tanggung jawab bersama-sama dan 4) memberi contoh dan tauladan kepada siswa. Upaya yang dilakukan di lingkungan masyarakat adalah 1) membuat program baca tulis Qur an setiap sore dan 2) membimbing siswa dalam wadah organisasi Karang Taruna dan juga Remaja Masjid. Berdasarkan hal tersebut disarankan kepada orang tua untuk meletakkan dasar-dasar disiplin diri sedini mungkin kepada siswa. Guru hendaknya senantiasa memberikan tauladan dan contoh yang baik bagi siswa selama siswa berada di sekolah. Kepada Kepala Sekolah disarankan agar selalu memfasilitasi sekolah agar proses belajar mengajar dan penanaman disiplin diri siswa dapat berjalan dengan baik. Terakhir kepada peneliti diharapkan melakukan ekspansi penelitian tentang keunggulan siswa yang telah memiliki disiplin diri.