Skripsi
Analisis implementasi program pengembangan sumber daya manusia di PT. Swabina Gatra Gresik / Aprilia Diah Mega Frenty Pelu
Abstrak
ABSTRAK Pelu Aprilia Diah Mega Frenty. 2015. Analisis Impelementasi Program Pengembangan Sumber Daya Manusia di PT. Swabina Gatra Gresik. Skripsi. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Syihabudhin S.E. M.Si. (2) Elfia Nora S.E. M.Si Kata Kunci Implementasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam pelaksanaan program pengembangan SDM yang dimulai dari tahap perencanaan hingga pada tahap pasca pelaksanaan program di PT. SBG. PT. SBG dipilih karena memiliki keunikan yakni sebagai perusahaan penyedia jasa tenaga kerja hak untuk dikembangkan pengetahuan dan keterampilan karyawannya sangat diperhatikan tidak memandang status karyawan sebagai pegawai tetap kontrak maupun tenaga outsourching. Penelitian ini memiliki fokus yaitu (1) Dasar pelaksanaan program pengembangan SDM PT. SBG (2) Jenis program pengembangan yang telah dilaksanakan di PT. SBG (3) Implementasi program pengembangan SDM PT. SBG (4) Komitmen pimpinan terhadap program pengembangan SDM PT. SBG (5) Faktor pendukung dan penghambat program pengembangan SDM PT. SBG (6) Tindak lanjut perusahaan atas pelaksanaan program pengembangan SDM PT. SBG. Penelitian ini termasuk dalam kategori studi kasus-deskriptif kasus tunggal sedangkan pendekatannya adalah pendekatan kualitatif karena penelitian ini membutuhkan suatu perhatian yang lebih rinci dan mendalam. Data dalam penelitian diperoleh melalui wawancara semistruktur observasi dan studi dokumen. Dengan narasumber utama kepala diklat PT. SBG instruktur diklat PT. SBG karyawan outsourching maupun kontrak dan user PT. SBG. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa (1) Yang mendasari dilaksanakannya program pengembangan SDM PT. SBG adalah analisa pada kebutuhan organisasional individu maupun pekerjaan (2) Jenis program pengembangan SDM yang telah dijalankan oleh PT. SBG untuk diberikan kepada karyawannya adalah character building pelatihan K3 motivasi pelayanan prima kesatpaman serta pelatihan untuk hardskill (3) Implementasi program pengembangan SDM di PT. SBG adalah sebagai berikut (a) Sasaran peserta program pengembangan SDM PT. SBG adalah seluruh karyawan tetap kontrak maupun outsourching yang berada di PT. SBG maupun yang berada di perusahaan lain (b) Metode pengembangan SDM yang digunakan oleh PT. SBG dilaksanakan secara fleksibel didasarkan pada kebutuhan materi dalam pelatihan dan karakter calon peserta pelatihan. Namun pada pelaksanaannya metode yang paling sering digunakan adalah metode off the job training (c) Lingkup pengetahuan yang didapatkan peserta dalam program pengembangan SDM PT. SBG adalah sebagai berikut (i) Character building self and team building komunikasi efektif dan manajemen stress serta waktu (ii) Kesatpaman Kedisiplinan kesigapan tanggung jawab (iii) K3 materi sesuai dalam safety induction perusahaan (iv) Pelayanan Prima ketepatan kecepatan dan kesigapan (v) Motivasi motivasi dalam bekerja untuk meningkatkan produktifitas kerja (vi) Pelatihan hardskil lingkup pengetahuan sesuai dengan hasil penilaian kinerja (d) Standar keberhasilan program pengembangan SDM PT. SBG diukur melalui keterampilan karyawan di bidang softskill yang meliputi keterampilan pada (i) Character building karyawan mampu bekerja dalam tim mampu memanajemen waktu maupun stress mampu melakukan komunikasi dengan baik dengan atasan maupun rekan kerja (ii) Kesatpaman sigap disiplin responsif (iii) K3 karyawan terampil dalam penggunaan alat pelindung diri dan keamanan kerja lainnya (iv) Pelayanan Prima karyawan bertanggung jawab dengan bekerja secara cepat dan tepat dan (v) Pelatihan hardskill keterampilan di bidang hardskill karyawan (e) Pembiayaan program pengembangan SDM PT. SBG bersumber dari dana perusahaan yang dialokasikan pada diklat untuk pembiayaan program pengembangan rutin dan pembiayaan program pengembangan masing-masing unit (f) Evaluasi pelaksanaan program pengembangan SDM PT. SBG dilaksanakan melalui dua cara yakni evaluasi reaksi oleh peserta pelatihan dan user evaluasi hasil yang dilakukan oleh pimpinan dan user maupun atasan langsung atas kinerja karyawan (4) Komitmen Pimpinan terhadap Program Pengembangan SDM diwujudkan melalui dua cara yakni secara langsung dan secara tidak langsung. (5) Faktor Pendukung Program Pengembangan SDM PT. SBG adalah adanya dukungan dari user maupun atasan langsung karyawan dukungan dari perusahaan meliputi dukungan dana serta perijinan dan dukungan dari karyawan itu sendiri. Sedangkan faktor penghambat program pengembangan SDM PT. SBG adalah adanya kendala waktu kendala perijinan dan waktu pelaksanaan sikap karyawan peserta keterbatasan instruktur dan keterbatasan peralatan (6) Tindak lanjut perusahaan meliputi tindak lanjut atas kendala serta tindak lanjut atas pelaksanaan pada evaluasi reaksi dari peserta dan user terhadap pelaksanaan program dan hasil yang diukur melalui evaluasi kinerja karyawan. Saran penelitian untuk implementasi pengembangan SDM PT. SBG adalah terkait pada jumlah peserta program pengembangan sebaiknya sasaran peserta lebih dispesifikkan sesuai kebutuhan masing-masing karyawan Sehingga untuk menghindari ketidak efisienan pembiayaan dikarenakan sasaran peserta yang kurang tepat peneliti menyarankan untuk memberikan pelatihan hanya kepada karyawan yang membutuhkan adanya program pengembangan. Kedua mengenai kesesuaian waktu pelaksanaan program pengembangan. Pelatihan sebaiknya diadakan berdasarkan kesesuaian waktu antara ketersediaan karyawan dengan jadwal yang ditetapkan oleh perusahaan sehingga dalam mengikuti jalannya pelatihan karyawan tidak terganggu dengan perintah atasan maupun pekerjaan yang ditinggalkannya.