Skripsi
Analisis pemahaman konseptual materi larutan elektrolit dan nonelektrolit siswa kelas X IPA 3 SMAN 9 Malang / Nur\'aini Wulandaru
Abstrak
ABSTRAK Wulandaru Nur aini. 2015. Analisis Pemahaman Konseptual Materi Larutan Elektrolit dan Larutan NonElektrolit Siswa Kelas X IPA3 SMAN 9 Malang. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ida Bagus Suryadharma M.S. (II) Dr. Fauziatul Fajaroh M.S. Kata Kunci Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit pemahaman konsep daya hantar listrik nilai derajat ionisasi Pemahaman terhadap konsep memiliki peranan penting dalam belajar. Untuk mempelajari ilmu kimia pemahaman konsep dengan benar sangat diperlukan karena kerancuan atau salah memahami konsep sedikit saja dapat menyebabkan salah dalam memahami konsep-konsep berikutnya.Dari hasil Penelitian yang dilakukan Gimiarci pada tahun 2013 sebesar 50 62 % siswa masih mengalami kesulitan dalam mempelajari materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa kelas X IPA SMA Negeri 9 Malang . Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 3 SMA Negeri 9 Malang sejumlah 30 siswa. Instrumen penelitian berupa 30 butir soal yang valid dalam bentuk objektif dengan lima alternatif jawaban dan reliabilitas sebesar 61699 0 749. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap larutan elektrolit dan non elektrolit57 49%. Konsep-konsep yang dipahami meliputi (1) gejala-gejala hantaran arus listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan yakni 53 3% (2) penggolongan larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan kemampuan daya hantar listrik yakni 63 3% (3) nilai derajat ionisasi pada larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah yakni 61 9% (4) penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik yakni 51 4%. Kesulitan dalam memahami konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit yakni 42 5%. Konsep-konsep yang kurang dipahami siswa meliputi (1) gejala-gejala hantaran arus listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan yakni 46 7% (2) penggolongan larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan kemampuan daya hantar listrik yakni 36 7% (3) nilai derajat ionisasi pada larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah yakni 38 1% (4) penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik yakni 48 6%.