Skripsi
Penerapan bermain sains sederhana benda terapung, tenggelam, dan melayang untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B2 di TK Katolik Sang Timur Malang / Ekaristiana Sihombing
Abstrak
ABSTRAK Sihombing Ekaristiana 2015. Penerapan bermain sains sederhana benda tenggelam melayang terapung untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Skripsi program studi pendidikan guru pendidikan anak usia dini dan Fakultas Ilmu pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Drs.Usep Kustiawan M.Sn. Pembimbing II Pramono S.Pd M.Or. Kata-kata kunci Bermain sains sederhana kemampuan kognitif. Berdasarkan hasil observasi yang saya laksanakan di TKK kelompok B2 dengan jumlah anak 12 putri dan 5 putra di Jl.Bandung 02 Malang TK tersebut lebih mengutamakan anak cepat bisa menulis dan membaca dan dalam pembelajaran seringkali hanya menggunakan buku LKS. Bermain sains sederhana merupakan salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak anak akan menggunakan kemampuan kognitifnya dalam memecahkan masalah pada saat mengamati memprediksi menguji menyatakan jumlah dan berkomunikasi selama proses kegiatan bermain sain sederhana benda dimasukkan ke dalam air. Sesuai dengan temuan rumusan masalah dalam penenlitian maka penelitian ini dilaksanakan dengan bertujuan untuk (1) mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran kegiatan bermain sains sederhana untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak (2) mendiskripsikan hasil pembelajaran bermain sains sederhana kelompok B2 di Taman Kanak-Kanak Katolik Sang Timur Malang diharapkan dengan penerapan bermain sains sederhana dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Pada penelitian ini acuan yang digunakan adalah model siklus penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Aries. Model tindakan ini dilakukan dalam empat tahap yang meliputi perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa alat lembar observasi catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah (1) tingkat pembelajaran di dalam kelas bermain sains sederhana terlebih dahulu dipraktekkan oleh guru kemudian dicontohkan oleh anak-anak dan mengikuti langkah-langlah sesuai dengan yang telah disarankan oleh guru.(2) hasil penelitian pra tindakan kelas 35% pada siklus I meningkat menjadi 65% dan pada siklus II meningkat menjadi 85%. Berdasarkan standar keberhasilan pada kegiatan pembelajaran ini maka disarankan bagi guru kelas dapat menerapkan kegiatan bermain sains sederhana karena dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak.