Skripsi
Penerapan perpaduan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan imnd mapping untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Malang pada mata pelajaran ekonomi / Suhartatik
Abstrak
ABSTRAK Suhartatik.2013.Penerapan Perpaduan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Mind Mapping untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreativitas Peserta Didik Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Malang Pada Mata Pelajaran Ekonomi. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Umi Mintarti S.E. M.P Ak. (II) Drs. Prih Hardinto M.Si. Kata Kunci perpaduan model pembelajaran problem based learning dan mind mapping kemampuan berpikir kritis kreativitas Perpaduan model pembelajaran problem based learning dan mind mapping merupakan pembelajaran yang menggabungkan atau memadukan antara dua model pembelajaran yakni problem based learning dan mind mapping yang terjadi mulai langkah pembelajaran ketiga yaitu pendidik membimbing pengalaman individual/kelompok. Kemampuan berpikir kritis adalah proses peserta didik dalam melakukan pemecahan masalah yang telah diberikan oleh pendidik secara individu. Kreativitas adalah sikap yang ditunjukkan oleh peserta didik dalam memecahkan masalah secara individu dengan cara yang baru dan asli serta membuat atau menciptakan mind mapp sesuai dengan pemikirannya sendiri. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan perpaduan model pembelajaran problem based learning (PBL) dan mind mapping terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Malang pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif penelitian tindakan kelas (PTK). Data paparan adalah keterlaksanaan penerapan perpaduan model pembelajaran problem based learning dan mind mapping meningkat dari siklus I sebesar 85% menjadi 97% pada siklus II. Kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat dari siklus I sebesar 56% menjadi 87% pada siklus II. Kreativitas peserta didik meningkat dari siklus I sebesar 57% menjadi 87% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh beberapa simpulan hasil penelitian. Pertama keterlaksanaan penerapan perpaduan model pembelajaran problem based learning dan mind mapping meningkat pada siklus II dibanding siklus I hal ini menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran ini sangat baik dan cocok diterapkan pada mata pelajaran ekononomi kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 4 Malang. Kedua kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat pada siklus II dibandingkan siklus I sehingga penerapan pembelajaran ini sangat cocok diterapkan pada mata pelajaran ekononomi kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 4 Malang. Ketiga kreativitas meningkat pada siklus II dibandingkan dengan siklus I sehingga penerapan pembelajaran ini sangat cocok diterapkan pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 4 Malang. Kesimpulannya adalah penerapan perpaduan model pembelajaran problem based learning dan mind mapping dapat diterapkan dengan baik serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Negeri 4 Malang.