Skripsi
Analisis sektoral sebagai alat perkembangan potensi unggulan dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat Lamongan / Dian Lestari
Abstrak
ABSTRAK Lestari Dian. 2015. AnalisisSektoralsebagaiAlatPerkembanganPotensiUnggulandalamPenyerapanTenagaKerjadanPeningkatanPendapatanMasyarakatLamongan.Skripsi JurusanEkonomi Pembangunan FakultasEkonomi UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr.SugengHadiUtomo M.Ec (II) Drs. Mardono M.Si Kata Kunci Sektortanamanpangan tenagakerja pendapatanmasyarakat Dalampembangunanekonomidaerah kebijakanpembangunandaerahdisesuaikandengankekhasandaerahmasing-masing. Hal initerkaitdenganpotensidaerahsatu yang tidaksamadenganpotensidaerahlainnya sehinggasetiapdaerahharusmenentukansektorunggulandaerahnya yang nantinyadapatdimanfaatkanuntukmeningkatkanpertumbuhanekonomidaerahnya.Lamonganmemilikibeberapasektorunggulan yang berperandalampembangunanekonomidaerahLamongan salahsatusektorunggulanLamonganyaknisektorpertaniankhususnya sub sektortanamanpangan. Berkaitandenganitu makadiperlukanpembahasanmengenaiperanansektorunggulantanamanpangan. Penelitianinidilaksanakandengantujuanmendeskripsikanbeberapahal yang mencakupkomoditiapa yang menjadikomoditi basis dalam sub sektortanamanpangan peran sub sektortanamanpangandalampenyerapantenagakerja danperan sub sektortanamanpangandalammeningkatkanpendapatanmasyarakatLamongan. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifkuantitatif.Penggunaanpendekatandeskriptifdigunakanuntukmenggambarkansuatupermasalahandenganmenganalisissektorekonomidanhal-hal yang berhubungandenganangka-angkaataurumus-rumusperhitungan yang digunakanuntukmenganalisissektor basis danpotensiekonomikedaerahandalampenyerapantenagakerjadanpeningkatanpendapatan di KabupatenLamongan.Pengumpula data dilakukandenganmenggunakanteknikdokumentasi.Kegiatananalisis data menggunakananalaisisLocation Quotient (LQ) analisistenagakerja dananalisispendapatan. Berdasarkanhasilanalisis data tersebut diperolehtigasimpulanhasilpenelitiansebagaiberikut.Pertama Padaanalisisindeks LQ makadiperolehkomoditipadi kacanghijau dankedelaiadalahkomoditi basis ataukomoditiunggulan yang mampumemenuhipermintaandisektorpertaniandanmampumengeksporkeluardaerah.Data dalam 5 tahunterakhirmenunjukanbahwaluaspanentanamanbahanmakanantetapdidominasiolehkomoditaspadi sedangkanperingkatduaadalahkomoditasjagungdiikutiolehkedelai ubikayu ubijalar kacangtanah dankacanghijau. Kedua Kontribusisektoraltanamanpangandalampenyerapantenagakerjamampumenyeraplebihdari 23% dari total pendudukKabupatenLamonganadalahbekerjasebagaiseorangpetani.Sebanyak 173 1riburumahtanggausahasub sektortanamanbahanmakananmendominasiusahapertanian di KabupatenLamongan. Sebanyak 160 3 ribumengelolatanamanpadi haltersebutdikarenakanbahwakomoditaspadimerupakansektor basis KabupatenLamongandansebanyak 101 3 riburumahtanggamengelolatanamanpalawija di hitungdariseluruhrumahtanggatanamanpangan. Ketiga Sub sektorTanamanBahanMakananmendominasiusahapertanian di KabupatenLamongan.Petani di KabupatenLamongandidominasiolehpetanilaki-laki.Denganproduksi yang tinggi petanitanamanbahanmakananadalahpenyumbang PDRB terbesar.Jumlahpetani sub sektortanamanbahanmakanan yang sebesar 173 18 ribupetani sebanyak 55% (95.427 petani) menyatakanbahwausahatanamtanamanbahanmakanan (padidanpalawija) adalahsumberpendapatanutama dengan rata-rata pendapatan per rumahtanggatanamanpadidanpalawijamenurutsumberpendapatanutamaselamasetahunadalahsebesar 12.239 18 (juta rupiah).