Skripsi
Pengembangan paket keterampilan asertif bagi siswa sekolah menengah pertama / Debora Clesia Hadi
Abstrak
ABSTRAK Hadi Debora Clesia. 2015. Pengembangan Paket Keterampilan Asertif bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama. Skripsi Jurusan Bimbingan dan konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr Carolina Ligya Radjah M.Kes. (II) Drs. Ella Faridati Zen M.Pd. Kata kunci pengembangan paket keterampilan asertif siswa SMP Sikap asertif perlu ditumbuh kembangkan sejak dini bagi para siswa karena keterampilan asertif bukan merupakan sesuatu yang lahiriah tetapi lebih merupakan pola sikap dan perilaku yang dipelajari sebagai reaksi terhadap berbagai situasi sosial yang ada di lingkungan. Bimbingan dan konseling sebagai bagian integral dari pendidikan harus dapat memberikan pemahaman yang memadai kepada para siswa mengenai pentingnya berperilaku asertif. Namun bimbingan dan konseling di SMP Negeri 6 Malang belum memiliki modul pelatihan keterampilan asertif yang berguna tepat dan menarik bagi siswa SMP. Tujuan pengembangan adalah menghasilkan paket pelatihan keterampilan asertif yang berguna tepat dan menarik bagi siswa SMP dengan menggunakan model pembelajaran berstruktur Stuctured Learning Appreach (SLA). Pengembangan dengan mengikuti prosedur yang diadaptasi dari Borg dan Gall yang terdiri atas tahap perencanaan tahap pengembangan produk dan tahap uji coba. Subjek uji coba adalah ahli bimbingan dan konseling ahli media dan calon pengguna produk (konselor). Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan Borg and Gall (1983). Jenis data yang dihimpun adalah data kuantitatif melalui pengumpulan data menggunakan skala penilaian produk. Kegiatan analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan rerata (mean). Selain penilaian melalui skala terdapat pula saran atau masukan yang diberikan oleh ahli dan calon pengguna produk (konselor) saat melakukan uji ahli dan uji calon pengguna produk. Saran dan masukan ini digunakan sebagai bahan untuk merevisi produk. Saat melaksanakan uji kelompok kecil data dihimpun melalui saran dan masukan yang digunakan sebagai bahan revisi akhir produk. Berdasarkan kegiatan uji coba produk maka telah dihasilkan produk modul pelatihan keterampilan asertif untuk siswa SMP yang telah berterima secara teoritis dan praktis. Berdasarkan hasil pengembangan disarankan (1) saran pemanfaatan konselor sebagai pembimbing dalam pelaksanaan pelatihan keterampilan asertif sebaiknya menguasai langkah-langkah kegiatan dan materi pelatihan dalam paket (2) saran untuk penelitian selanjutnya dapat melakukan uji efektivitas paket pelatihan keterampilan asertif untuk mengetahui efektivitas dan kelayakan penerapan paket keterampilan asertif pada khalayak sasaran.