Tesis
Perbedaan hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik (studi pada kelas VIII SMPN 2 Kramat Tegal Jawa Tengah) / Widiya Larasati
Abstrak
ABSTRAK Larasati Widiya. 2015. Perbedaan Hasil Belajar IPS Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Pendekatan Saintifik Berbantuan Media Foto Autentik (Studi pada Kelas VIII SMP N 2 Kramat Tegal Jawa Tengah). Tesis Jurusan Pendidikan Dasar IPS Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sudarmiatin M.Si. (II) Prof. Dr. F. Danardana Murwani M.M Kata kunci problem based learning pendekatan saintifik foto autentik hasil belajar IPS Latar belakang penelitian ini antara lain banyaknya perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan memasuki abad 21. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memaksa guru bersaing dengan televisi internet dan teknologi lain yang menarik bagi siswa sementara siswa mudah mengaksesnya. Kekhawatiran muncul dengan adanya sebagian besar siswa di SMP N 2 Kramat Tegal Jawa Tengah mempunyai hasil belajar IPS dibawah KKM. Pembelajaran kooperatif menawarkan banyak solusi untuk kondisi demikian terutama penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning. Problem Based Learning dalam beberapa penelitian terbukti mampu untuk meningkatkan hasil belajar. Dalam implementasi Kurikulum 2013 model Problem Based Learning dianjurkan diterapkan dalam pembelajaran demikian dengan pendekatan saintifik. Penilaian dalam Kurikulum 2013 menekankan pencapaian kompetensi menyeluruh yaitu sikap kognitif dan psikomotorik. Pembelajaran IPS secara terpadu sesuai Kurikulum 2013 di SMP N 2 Kramat Tegal Jawa Tengah belum sepenuhnya berjalan sesuai Kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui bagaimana hasil penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik untuk pembelajaran IPS di SMP N 2 Kramat Tegal Jawa Tengah (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik dan menggunakan model Problem Based Learning (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik dan menggunakan pembelajaran Konvensional (4) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS menggunakan model Problem Based Learning dan pembelajaran Konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonrandomized Control Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian terdiri dari tiga kelas diambil dari lima kelas yang telah di uji beda. Pengumpulan data melalui pre-test post-test lembar observasi dan unjuk kinerja. Uji hipotesis dilakukan dengan Uji Anova dan Kruskall-Wallis karena data sebagian tidak berdistrbusi normal dan tidak homogen yang dilanjutkan dengan Uji Mann-Whitney dan Uji Kolmogorov-Smirnov Dua Sampel.. Hasil penelitian yaitu (1) penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik menunjukkan hasil belajar IPS di SMP N 2 Kramat Tegal Jawa Tengah lebih baik daripada menggunakan Problem Based Learning dan pembelajaran Konvensional (2) ada perbedaan signifikan hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik dan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Jadi terbukti bahwa hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbanyuan media foto autentik terbukti lebih baik daripada hanya dengan model pembelajaran Problem Based Learning saja (3) ada perbedaan signifikan hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik dan menggunakan pembelajaran Konvensional. Jadi terbukti bahwa hasil belajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik lebih baik daripada menggunakan pembelajaran Konvensional (4) tidak ada perbedaan signifikan hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan pembelajaran Konvensional. Jadi hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning hampir sama dengan menggunakan pembelajaran Konvensional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas maka hasil belajar IPS menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning terbukti lebih baik dibandingkan hasil pembelajaran menggunakan hanya model pembelajaran Problem Based Learning saja dan pembelajaran Konvensional terutama untuk hasil belajar IPS pada kompetensi sikap dan kompetensi psikomotorik. Maka disarankan bagi guru IPS untuk menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan saintifik berbantuan media foto autentik agar hasil belajar IPS siswa lebih baik.