Tugas Akhir
Perencanaan menggulung ulang belitan stator motor induksi tiga phase 36 alur, empat pole, single layer, 3 HP, 220/380 V AC50HZ / Rakhmad Raharjo
Abstrak
ABSTRAK Raharjo Rakhmad. 2015.PerencanaanMenggulungUlangLilitan Stator Motor InduksiTigaPhaseJenis 36 Alur Empat Pole Single Layer Jenis Rotor Sangkar TigaHp 220/380 V_AC50 Hz. TugasAkhir JurusanTeknikElektro. Program Studi D3 TeknikElektro FakultasTeknik. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing (I) Drs. DwiPrihanto S.ST. M.T. (II) Drs. HariPutranto Kata Kunci PerencanaanMenggulungUlang Motor InduksiTigaPhase. Karenaseringnyaterjadikerusakan motor induksitigaphasedi lingkunganindustriyang akibatkasuspenggunaan yang tidaksesuai yang berujungpadaterbakarnyakumparankarenaarus yang mengalirpadakumoaranterlalubesar. Berdasarkanfaktatersebutmakaharusdilakukantindakanuntukmemperbaikikondisi motor agar dapatdigunakansegeramungkinsehinggatidakmengganggukelancaran proses produksipadasuatuindustri. Dengandemikianperludipertimbangkanapakahmotor yang mengalamikerusakanharusdigantidengan motor baruataumelakukanpenggulunganulangpada motor. Namunmengingatmahalnyabiayauntukpembelian motor induksitigaphasemakapilihan yang realistisyaitudenganmelakukanpenggulungan motor induksitigaphasedenganalasanbiaya yang lebihmurahsertakualitasdari motor induksitigaphasedapatdisesuaikandengankebutuhanindustri. Dalammenggulungulangharusdilakukanperencanaan yang tepatsehinggadiperolehkualitas yang baikdarihasilpenggulunganulangsehinggaupaya yang dilakukanuntukmemperbaiki motor danmenghematanggarandapatdicapai.Perencanaanmenggulungulang motor induksitigaphaseterdiridaribeberapatahapanyaitu (1) Mengkajireferensi (2) Persiapanalatkerjadanalatbantu (3) Diagnosakerusakan motor (4) Perencanaandalammenggulungulang (5) Pelaksanaanmenggulungulang dan (6) Mengujialat. Setelahdilakukanpenggulunganulangmaka motor induksitigaphaseharusdilakukanpengujianterlebihdahulu agar motor dalamkondisi yang baikketikahendakdioperasikan. Dalammelakukanpengujianmotor induksitigaphaseyaitu (1) Pengujiantahananisolasi motor (2) pengukuranhambatanpadafasa R S T danbodi motor (3) Dari pengujianarus start danarus nominal (4) Pengujiankecepatan motor dalamkeadaanberbebanmaupuntakberbeban.