Tesis
Struktur penalaran siswa SMA yang memiliki koneksi matematis tinggi dalam menyelesaikan soal / Ratna Eka Iswahyuni
Abstrak
ABSTRAK Iswahyuni RatnaEka.2015.StrukturPenalaranSiswa SMA yangMemilikiKoneksiMatematikaTinggidalamMenyelesaikanSoal.Tesis Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana UniversitasNegeriMalang.Pembimbing (I) Prof. Akbar Sutawijaya M. Ed Ph. D (II)Dr.Abdur Rahman As ari M.Pd M.A. KataKunci Strukturpenalaran koneksimatematika. Penalaranmerupakansalahsatutopikmenarikdalamduniapendidikan terutamadalambidangmatematika.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanstruktur penalaran siswa yang memiliki koneksi matematika tinggi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subyek penelitian adalah tiga orang siswa yang memilikikemampuankoneksimatematikatinggi.Sedangkanuntukinstrumenpenelitianterdiridariinstrumenutamayaitupenelitisendiridaninstrumenpendukungyaitusoalteskoneksimatematika tespenalaranproporsional sertapedomanwawancara Penelitian ini diawali dengan pemberian tes koneksimatematikakepadasembilan orang siswakelas X dan XI MIA untukmengukurkemampuankoneksimatematikanya. Kemudianjawabansiswadianalisisberdasarkanpedomanpenskoran.Dari hasilanalisisdidapatkansiswa yang memilikikemampuankoneksitinggi kemampuankoneksisedang dankemampuankoneksirendah.Terdapatsebanyaktiga orang siswa yang memilikikemampuankoneksimatematikatinggi.Selanjutnya siswa yang memilikikemampuankoneksimatematikatinggidiberikantespenalaran.Setelahselesaimengerjakansoaltespenalaran siswatersebutdiwawancarauntukmengetahui proses dalammenghasilkanjawaban. Dari hasiljawabansiswasecaratertulisdanlisankemudiandianalisisdandideskripsikan. Hasilpenelitianmenunjukkansiswa yang memilikikoneksimatematikatinggisaatmelakukanpenalaranuntukmenyelesaikansoalmelaluilangkah-langkahkebiasaanpenalarandalam NCTM (2009) yaitumenganalisismasalah menerapkanstrategi menggunakankoneksi danmerefleksisolusi.Padatahapmenganalisismasalah yang dilakukanolehsubjekyaitumengidentifikasikonsep-konsep yang relevan prosedurataurepresentasi yang mengungkapkaninformasipentingtentangmasalahdanberkontribusiterhadapsolusi mendefinisikankondisi yang relevan mencaripoladanhubungan sertamempertimbangkansituasikhusus.Padatahappertama strukturpenalaransiswaberupapembentukanpremis-premis.Padatahapmenerapkanstrategi subjeklebihmemilihuntukmerepresentasisoaldalambentukgambarsederhanauntukmempermudahmerekadalammemahamisoal. Sebagian besar struktur penalaran siswa untuk tahap kedua menjadi satu dengan struktur penalaran di tahap ketiga yaitu mengoneksikan premis-premis untuk mengonstruk kesimpulan yang logis.Pengoneksiandilakukanpadapremisdenganpremis premisdengankesimpulanawal danantarakesimpulanawalsehinggadihasilkankesimpulanakhir.Padatahapkeempatyaitumerefleksisolusi yang dilakukansubjekadalahmenentukansolusiberdasarkanpremis-premis yang telahdikoneksikanlalumengecekkelogisandarisolusi yang merekahasilkan. Selainmenunjukkanlangkah-langkahdalamkebiasaanpenalaran subjekjugamenunjukkanbahwadalammenyelesaikansoalmerekalebihmenggunakanpemikiran yang mendalam teliti danberhati-hatiuntukmenentukansolusi.Dalampenelitianini penalaransiswa yang sepertiitudisebutpenalaransemantik.Tetapitidaksemuapenalaransemantik yang dilakukansiswamenghasilkanjawaban yang benar.Hal inidikarenakansiswamenambahkanasumsi yang belumdapatditentukankebenarannya. Saran yang dapatdikemukakandalampenelitianiniyaitu guru dapatmemfasilitasisiswauntukdapatmengembangkankemampuankoneksimatematikanyasehinggakemampuanpenalarannyajugaikutberkembang..