Skripsi
Analisis motif Batik Manggur Kota Probolinggo / Rian Permadi
Abstrak
ABSTRAK Permadi Rian. 2015. Analisis Motif Batik ManggurKota Probolinggo. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dra. Hj. Purwatiningsih M.Pd. (II) Fenny Rochbeind S.Pd M.Sn. Kata Kunci Batik Manggur Kota Probolinggo Analisis Motif Indonesia kaya akan warisan yang sudah mendunia salahsatunya yaitu batik yang harus selalu dijaga kelestariannya. SepertihalnyaBatik Mangguryang dianggap sebagai batik khas Kota Probolinggo perluadanyapelestarianuntukmenjagakekhasan batik tersebut. Oleh karena itu perlu pembahasan mendalam denganmenganalisis motif Batik Manggur. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis motif dari Batik ManggurKhasKota Probolinggo.Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiankualitatifdenganmetodedeskriptif. Pengumpulan data dilakukandenganmenggunakanteknikobservasi wawancara dan dokumentasi secaralangsungterhadapIbuSitiMalikha. Analisis data dilakukandengan tahap reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan.Pengecekankeabsahantemuandilakukandengancaramenghubungkan data hasilobservasidenganlandasanteori. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh simpulan hasil penelitian. Mengenai motif ada lima motif yang dianggap mewakili Batik Manggur. Diantaranya yaitu motif Batik Daun Mangga Manggur Motif Batik Melati Manggur Motif Batik Manggur Seribu Taman Motif Sulur Manggur Motif Batik Bunga Sepatu Manggur yang kelima motif tersebut terbentukdarigarisnyata geometrik dangarisnyata non geometrik. Kelima motif ini rata-rata menggunakan ornamen buah mangga dan buah anggur serta terdapat penggunaan isen-isen yang berupa cecek-cecek cecekpitu galarandansisik. Pada pewarnaanbatik terdapatduajenisyaitupewarnaanalamiyang menghasilkanwarnagelapdanpewarnaansintetisataumenggunakanbahankimia yang menghasilkanwarnacerah.Kelima motif batik juga mengalami perubahan bentuk dari bentuk aslinya yaitu ide asal motif batik melalui proses stilasi dan transformasi namun perubahan tersebut tidak meninggalkan keaslian dan karakteristik bentuk itu sendiri. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi sebuahwawasanbudayadandapatdijadikanbahanpembelajarankesenian disekolahsepertibahanpembelajaran motif/ragamhias. Untukindustri Batik Manggur inidiharapkanbisa mengembangkan lagi motif-motif yang bersumber dari potensi dan kekayaan Kota Probolinggo agar batik yang dihasilkan memiliki banyak variasi motif. Selain itu melalui hasil kerajinan membatik dapat mempromosikan Probolinggo secara nasional maupun internasional. 8195