Skripsi
Kekerasan Kerapan Sapi Madura sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni / Moh. Rofiudin
Abstrak
ABSTRAK Rofiudin Moh. 2015.Kekerasan Kerapan Sapi Madura Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis JurusanSenidanDesain FakultasSastra UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Lilik Indrawati M.Pd (II) Drs. Didiek Rahmanadji M.Pd. Kata Kunci kekerasan kerapan sapimadura penciptaan seni lukis. Kerapan sapi yang dulunya untuk menghibur masyarakat ketika sedang selesai panen kini kerapan sapi di pulau Madura berevolusi menjadi ajang kekerasan terhadap binatang khususnya sapi karena pemilik sapi adu gengsi dan tidak luput juga sebagai sarana untuk melakukan perjudian. Dalam bentuk kekerasan maupun perjudian itu secara agama dilarang. Terkait dengan hal tersebut penulis mengambil ide atau gagasan berkarya dari kekerasan kerapan sapi yang mengalami perubahan dimana penulis timbul rasa empati kapada sapi tersebut. Proses dalam penciptaan karya seni lukis ini bermula dari perancangan konsep yang didalamnya terdapat ide atau gagasan tema dan objek yang akan diciptakan yaitu objek representasional. Proses dilanjutkandengan menentukan karakteristik karya serta menentukan teknik serta alat dan bahan yang akan digunakan. Langkah selanjutnya adalah proses visualisasi yaitu membuat sketsa diatas kertas lalu memindahkannya di atas kanvas. Tahapan utama selanjutnya adalah pewarnaan dengan menggunakan berbagai macam teknikyaitu teknik blur sapuan kuas kering dan dussel. Tahapan akhir adalahmemberikan detail penegasan gelap-terang detail objek dan ditutupproses melapisi karya dengan pelapis cat transparan. Penulis dalam setiap karya menampilkan dua objek sapi yang sedang merasakan kesakitan dan simbol paku mewakili benda yang dibuat untuk ajang kekerasan. Dalam setiap lukisan mempunyai rasa yang berbeda karena dipengaruhi oleh keadaan jiwa si penulis atau tempatketika sedang mencoba mengeluarkan sebuah rasa marah serta empati terhadap sapi. Warna yang dominan setiap karya yang muncul selalu gelap serta goresan ekspresif yang di hasilkan oleh pisau palet.Berdasarkan hasil penciptaan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis dimulai daripembelajaran deskripsi perancangan konsep proses visualisasi karya dan deskripsi karya berdasarkan sudut pandang pribadi penulis.Serta dapat memberikan pandangan dan pengalaman penulis bahwa hewan juga dapat merasakan rasa sakit ketika mengalami faktor kekerasan diharapkan dapat memberikan pesan moral bahwa jangan menyiksa binatang peliharaan tetapi sayangilah binatang peliharaan dengan kasih sayang. Serta dapat menjabarkan secara nyata apa yang disebut sebagai proses kreatif dalam pendidikan seni.