Skripsi
Penguasaan kosakata bahasa Jerman melalui teknik permainan pantomim untuk keterampilan menulis siswa kelas X Bahasa SMAN 7 Malang / Eka Pungky April Riana
Abstrak
ABSTRAK Riana Eka Pungky April. 2015. Penguasaan Kosakata Bahasa Jerman melalui Teknik Permainan Pantomim untuk Keterampilan Menulis Siswa Kelas X Bahasa SMAN 7 Malang. Skripsi. Jurusan Bahasa Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Primardiana H.W. M.Pd (II) Desti Nur Aini S.S. M.Pd. Kata Kunci Teknik Permainan Pantomim Penguasaan Kosakata Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada siswa kelas X bahasa SMAN 7 Malang diperoleh informasi bahwa mereka mengalami kesulitan dalam hal penguasaan kosakata bahasa Jerman. Faktor-faktor penyebab kesulitan siswa tersebut antara lain (1) sebagian besar siswa relatif kurang memiliki minat dan motivasi untuk mempelajari bahasa Jerman (2) banyak kosakata yang harus mereka hafalkan (3) bahasa Jerman tidak digunakan dalam kegiatan sehari-hari dan (4) siswa merasa bahwa materi yang diajarkan oleh guru tertumpuk. Berdasarkan data yang diperoleh sebelum tindakan yaitu melalui tes diketahui terdapat 6 siswa tidak tuntas dan 7 siswa dinyatakan tuntas. Persentase ketuntasan data sebelum tindakan yaitu 53 84 %. Sebagian besar nilai siswa masih kurang dari KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) yang ditetapkan oleh SMAN 7 Malang yaitu sebesar 68. Banyak siswa yang belum mencapai ketuntasan sehingga perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan permainan pantomim dan penguasaan kosakata bahasa Jerman siswa melalui teknik permainan pantomim pada siswa kelas X bahasa SMAN 7 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas X bahasa SMAN 7 Malang tahun ajaran 2014-2015 yang mengikuti pelajaran peminatan bahasa Jerman yaitu sebanyak 13 siswa yang terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi angket dokumentasi dan tes. Data hasil observasi dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan data hasil angket dan tes dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) penerapan teknik permainan pantomim dapat membuat siswa merasa senang dan tidak merasa bosan saat pembelajaran dapat memperbaiki minat dan motivasi belajar siswa dapat membantu melatih ingatan siswa dalam pembelajaran kosakata dan dapat berhasil membawa seluruh siswa mencapai ketuntasan melalui tes yaitu nilai yang didapatkan dari hasil tes lebih dari nilai KKM sekolah yaitu 68 (2) penerapan teknik permainan pantomim dapat membantu siswa dalam penguasaan kosakata bahasa Jerman.