UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Student\'s gender, anxiety, and speaking performance in the Indonesian EFL context / Wahyu Kartika Wienanda

Wienanda, Wahyu Kartika - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Wienanda Wahyu K. 2015. Students Gender Anxiety and Speaking Performance in the Indonesian EFL Context. Magister Tesis. English Department Graduate Program State University of Malang. Pembimbing (1) Prof. Utami Widiati M.A. Ph.D. (2) Fachrurrazy M.A. Ph.D. Kata Kunci kecemasan berbahasa asing jender kemampuan berbicara Perbedaan peserta didik seperti faktor afektif dan jender telah cukup lama dipercaya berkorelasi dengan hasil pembelajaran bahasa asing. Kecemasan berbahasa asing salah satu faktor afektif yang memengaruhi hasil pembelajaran bahasa telah dipercaya berkaitan secara negatif terhadap performa peserta didik terutama dalam kemampuan berbicara. Namun hubungan antara jender dan kecemasan berbahasa asing serta jender dengan kemampuan berbicara masih menunjukkan hasil yang bertentangan. Penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional ini merupakan sebuah upaya untuk menjelaskan hubungan antara jender kecemasan dan kemampuan berbicara pada konteks pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dan performa berbicara laki-laki dan perempuan serta untuk mengungkapkan hubungan antar variabel tersebut. Untuk tujuan ini sebuah kuesioner FLCAS terdiri dari 43 butir pernyataan dengan enam skala Likert digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan siswa dalam belajar bahasa asing. Sebuah tes lisan informal buatan peneliti sendiri digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan berbicara siswa. Kuesioner dan tes lisan diberikan kepada 40 siswa (20 laki-laki dan 20 perempuan) tahun kedua dari Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil beberapa kesimpulan. Tingkat kecemasan berbahasa pada siswa tahun kedua masih tergolong sedang dengan rerata 151.68 (SD 35.563) dan sedikit lebih tinggi dari rerata teoretis. Tidak diragukan bahwa siswa jurusan Bahasa Inggris mengalami kecemasan berbahasa asing. Tingkat performa berbicara siswa dengan rerata 62.925 (SD 13.8174) juga tergolong sedang. Tingkat kecemasan dan kemampuan berbicara siswa berada pada tingkatan yang sama yaitu sedang. Hal ini mengindikasikan adanya hubungan antar kedua variabel. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan hasil penghitungan yang menunjukkan bahwa kecemasan berbahasa asing terkait secara negatif dengan performa siswa dalam tes lisan (r -.454 sig. .017). Hal ini mungkin disebabkan oleh lama studi di universitas durasi persiapan tugas speaking terbatasnya paparan terhadap bahasa Inggris serta pandangan siswa terhadap kelas bahasa asing. Hubungan antara kecemasan berbahasa dan kemampuan berbicara pada grup laki-laki dan perempuan menunjukkan bahwa rasa cemas lebih berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berbicara pada siswa laki-laki r -.549 sig. .012) dibanding siswa perempuan (r -.333 sig. .151) yang mengindikasikan bahwa kecemasan berbahasa lebih merusak pada grup laki-laki dengan berkontribusi sebesar 30.2% (R2 .302) dibandingkan pada grup perempuan (R2 .111). Namun ketika jender dijadikan sebagai salah satu variabel dalam proses penghitungan jender tidak berkaitan secara signifikan baik dengan kecemasan berbahasa asing (r .072 sig. .715) maupun dengan kemampuan berbicara (r .198 sig. .328). Ini berarti siswa laki-laki maupun perempuan memiliki tingkat kecemasan dan tingkat kemampuan berbicara yang relatif sama kendati adanya stereotip tentang perbedaan jender yang menyatakan bahwa siswa perempuan cenderung lebih mudah cemas yang mengakibatkan rendahnya performa mereka di dalam kelas bahasa. Dengan menyadari hubungan antar variabel yang diteliti diharapkan dosen terutama dosen kelas berbicara (speaking class) dapat menciptakan suasana yang santai serta tugas dan kegiatan yang menarik untuk menurunkan tingkat kecemasan siswa. Selain itu karena penelitian ini terbatas pada 40 siswa saja dibutuhkan adanya perbaikan pada teknik pengambilan sampel jumlah sampel metode serta penambahan variabel untuk dapat menjabarkan hubungan kecemasan berbahasa asing dan kemampuan berbahasa. Sebuah perbandingan akan tingkat kecemasan yang dirasakan siswa pada jurusan Bahasa Inggris dan jurusan non-Bahasa Inggris juga dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk penelitian berikutnya.


Informasi Detail
DDC
Rt 428.34 WIE s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, 2015.
Deskripsi Fisik
xi, 130 hlm. : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
No Reg
03817/KI/15
Edisi
Tesis (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. BAHASA INGGRIS - BERBICARA
2. BAHASA INGGRIS - UNTUK ORANG ASING
3. ENGLISH LANGUAGE - SEPEAKING

Pembimbing
1. Utami Widiati ; 2. Fachrurrazy
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik