UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Reproduksi visual spasial siswa SMK dalam mengkonstruksi kubus / Zuraidah

Zuraidah - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Zuraidah 2015. Reproduksi Visual Spasial Siswa SMK Dalam Mengonstruksi Kubus. Disertasi Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Drs. Akbar Sutawidjaya M.Ed. Ph.D. (II) Dr. I Nengah Parta M.Si. (III) Dr. Makbul Muksar M.Si. Kata Kunci reproduksi visual spasial siswa SMK konstruksi kubus Reproduksi visual spasial siswa berkaitan dengan pola penalaran spasialnya. Penalaran spasial adalah pemrosesan informasi non verbal berupa gambar untuk menyelesaikan masalah. Terkait dengan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan mendeskripsikan alur penalaran spasial siswa dalam mengonstruksi kubus. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian sebanyak 8 siswa Sekolah Menengah Kejuruan kelas XI bidang keahlian Tehnik Gambar Bangunan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Selain peneliti sebagai instrumen utama dalam mengumpulkan data digunakan pula instrumen pendukung berupa tugas. Sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis perbandingan tetap. Hasil analisis penelitian ini bermuara pada empat kesimpulan. Pertama pada penalaran spasial SE alur penalaran spasial subjek diawali dengan menentukan titik tetap. Jika sisi depan kubus dijadikan titik tetap maka subjek membayangkan melipat jaring-jaring kearah luar. Jika sisi bawah kubus yang dijadikan titik tetap subjek membayangkan melipat jaring-jaring kearah dalam. Kedua pada penalaran spasial SSCC alur penalaran spasial subjek diawali dengan melakukan rotasi terhadap jaring-jaring. Selanjutnya subjek menentukan titik tetap. Jika sisi bawah kubus dijadikan titik tetap maka subjek membayangkan melipat jaring-jaring kearah dalam. Jika sisi depan kubus yang dijadikan titik tetap subjek membayangkan melipat jaring-jaring kearah luar. Ketiga pada penalaran spasial SE-SSCC alur penalaran spasial subjek diawali dengan menentukan titik tetap dan diakhiri dengan melakukan rotasi terhadap kubus. Setelah menentukan sisi bawah kubus sebagai titik tetap subjek membayangkan melipat jaring-jaring kearah dalam sehingga terkonstruksi kubus. Terakhir subjek membayangkan melakukan rotasi terhadap kubus yang baru dikonstruksi tersebut. Keempat pada penalaran spasial Dobel SSCC alur penalaran spasial subjek diawali dengan melakukan rotasi terhadap jaring-jaring dan diakhiri dengan melakukan rotasi terhadap kubus. Setelah melakukan rotasi terhadap jaring-jaring subjek menentukan sisi belakang atau sisi bawah kubus sebagai titik tetap. Selanjutnya subjek membayangkan melipat jaring-jaring kearah dalam sehingga terkonstruksi kubus. Terakhir subjek membayangkan melakukan rotasi terhadap kubus yang baru dikonstruksi tersebut.


Informasi Detail
DDC
Rd 516.15607 ZUR r
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi S3 Pendidikan Matematika, 2015.
Deskripsi Fisik
xviii, 249 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03887/KI/15
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2015
Subjek
1. KUBUS - PEMBELAJARAN
2. CUBE - STUDYING TEACHING

Pembimbing
1. Akbar Sutawidjaya ; 2. I Nengah Parta
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik