Tesis
Kesulitan guru sekolah dasar dalam mengembangkan pembelajaran IPS berorientasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende / Frumensius B. Dole
Abstrak
ABSTRAK Dole Frumensius B. 2014. Kesulitan Guru SD di KecamatanDetukeliKabupatenEndedalamMengembangkanPembelajaran IPS BerorientasiPendidikanKarakterBerbasisKearifanLokal.Tesis Program StudiPendidikanDasar Pascasarjana UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Wahjoedi ME (II) Prof. Dr. I Nyoman S. Degeng M.Pd. Kata Kunci Kesulitan guru PengembanganPembelajaran IPS PendidikanKarakter KearifanLokal Pembelajaran IPS di sekolahdasar sebagaimanasemuapembelajaranlainnya senantiasadiarahkanpadatujuandasarpendidikan yaitumembentukmanusia yang cerdasdanberkepribadianbaik.Olehkarenaitu pembelajaran IPS tidakhanyabertujuanuntukmeningkatkankemampuankognitifpesertadidik melainkanjugamembentukkepribadian yang baik.Idealnyapembelajaran IPS berbasiskehidupansosialmasyarakatpadalingkungantempattinggalpesertadidik.Demikian pula ketikadalampembelajaran IPS terintegrasipenanamannilai-nilaidalamrangkapembentukankarakterpesertadidik.Nilai-nilai yang hendakditanamkansemestinyaadalahnilai-nilai yang telahada diterima dandihayatiolehmasyarakat di manapesertadidikberada.Namundemikian harusdiakuibahwauntukmelaksanakanpembelajaran IPS denganorientasipendidikankarakterdandengan basis kearifanlokalmembutuhkanpengetahuandanketerampilan yang memadaidaripara guru danbelumsemua guru dapatmelakukannya. Penelitianiniadalahpenelitiankualitatifdeskriptiftentangkesulitan guru IPS SD di KecamatanDetukelidalammerencanakanpembelajaran IPS berorientasipendidikankarakterdanberbasiskearifanlokal.Penelitianinidilaksanakan di SekolahDasaryang ada di KecamatanDetukeli KabupatenEnde.Teknikpengumpulan data dalampenelitianiniadalahwawancaradanobservasi. Hasilpenelitianmenyimpulkanbahwapara guru IPS SD di KecamatanDetukelibelummembuatperencanaanpembelajarandenganbaikkarenamengalamikesulitandalammembuatsetiapbagiandarirencanapembelajarandanmengaturwaktukerja.Hal-hal yang menyebabkankesulitantersebutadalahkurangnyapelatihanuntuk guru yang berhubungandenganpengembanganperangkatpembelajaran minimnyasaranadanprasaranapenunjang danbebankerja yang terasaberatkarenaminimnyafasilitas. Saran yang disampaikanuntukmenjaditindaklanjuthasilpenelitianiniadalah 1) perlunyadilakukanpelatihan-pelatihandalamrangkapeningkatankompetensiprofesional guru di daerah untukmemastikanbahwakebijakankurikulumtelahdapatdiimplementasikansampaikesetiapsatuanpendidikan 2) penetapanstandarbebankerja guru diharapkandapatmempertimbangkanperbedaankondisi di daerahterpencildan di perkotaan 3) Guru di daerahdiharapkantidakdiberibebankerjatambahan yang menyebabkan guru seringmeninggalkansekolah.