Skripsi
Partisipasi politik perempuan PC. Muslimat NU Kota Malang / Ahmad Hengky Alifi Isnain
Abstrak
ABSTRAK Hengky Alifi Ahmad Isnain. 2015. Partisipasi Politik Perempuan PC. Muslimat NU Kota Malang Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nur Wahyu Rochmadi M.Pd. M.Si (II) Drs. Petir Pudjantoro M.Si. Kata kunci Partisipasi politik PC. Muslimat NU Kota Malang Partisipasi politik ialah kegiatan warga negara dalam mengikuti serangkaian kegiatan politik baik secara aktif maupun pasif. Partisipasi politik merupakan kegiatan memilih seorang tokoh pimpinan dan juga bisa mempengaruhi kebijakan publik. Fenomena partisipasi politik perempuan PC. Muslimat NU Kota Malang ketika PC. Muslimat NU Kota Malang mempunyai peran dalam kegiatan bentuk partisipasi politik yaitu kegiatan pemilihan kegiatan lobbying kegiatan mencari koneksi dan kegiatan organisasi. PC. Muslimat NU Kota Malang sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat keagamaan juga memperjuangkan hak seorang perempuan dalam kegiatan partisipasi politik sehingga PC. Muslimat NU Kota Malang ikut membantu meningkatkan partisipasi memilih bagi masyarakat Kota Malang. Tujuan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi (1) Bentuk partisipasi politik perempuan PC. Muslimat NU Kota Malang (2) Partisipasi politik perempuan PC. Muslimat NU Kota Malang dalam perspektif pengarus utamaan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian bertempat di Jalan Kolonel Sugiyono IIIA/23 a RT 09/RW 04 Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedung Kandang Kota Malang. Sedangkan informan/subjek penelitian dalam penelitian ini antara lain (a) Ketua Umum PC. Muslimat NU Kota Malang (b) Ketua III PC. Muslimat NU Kota Malang (c) Sekretaris PC. Muslimat NU Kota Malang (d) Sekretaris II PC. Muslimat NU Kota Malang (e) Bidang Organisasi dan Keanggotaan PC. Muslimat NU Kota Malang. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui model wawancara interaktif dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian di analisis dengan menggunakan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut (1) PC. Muslimat NU Kota Malang sebagai organisasi sosial kemasyarakatan mempunyai komitmen tidak terlibat dalam hal politik praktis. Dalam kenyataannya di lapangan sesuai dengan peraturan organisasi PC. Muslimat NU Kota Malang tidak terjun dalam politik praktis tetapi dalam kegiatan pemilihan PC. Muslimat NU Kota Malang melaksanakan aktifitas atau kegiatan politik. (2) PC. Muslimat NU Kota Malang memberikan rekomendasi kepada kadernya yang mencalonkan di pemilihan legislatif. (3) PC. Muslimat NU Kota Malang melaksanakan lobbying dengan Pemerintah Kota Malang salah satu bentuk lobbying yaitu program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU). (4) PC. Muslimat NU Kota Malang melaksanakan kerja sama dengan organisasi perempuan yang lain dengan ruang lingkup wilayah Kota Malang. (5) PC. Muslimat NU Kota Malang melaksanakan lobbying dengan kyai dan tokoh masyarakat dengan cara silaturahim mohon doa restu dan dukungan. (6) PC. Muslimat NU Kota Malang mencari koneksi ke sanak saudara dan kerabat terdekat merupakan salah satu usaha untuk menarik suara kepada saudara dan kerabat terdekat tersebut. Jaringan keluarga diupayakan sebagai salah satu lumbung suara untuk pemenangan calon yang direkomendasikan PC. Muslimat NU Kota Malang. (7) PC. Muslimat NU Kota Malang melaksanakan dan mengembangkan organisasi yang Rahmatan Lil Alamin yaitu organisasi bergerak dalam koridor tanpa adanya suatu bentuk kekerasan. Melaksanakan keseharian dalam berorganisasi dengan menjunjung tinggi etika dan sikap saling toleransi. PC. Muslimat NU Kota Malang melaksanakan kegiatan organisasi saling menghargai dan menghormati organisasi lainnya. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis dalam penelitian maka penulis memberikan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) bagi PC. Muslimat NU Kota Malang perlu dipertegas lagi mengenai komitmen tidak terlibat dalam politik praktis yang sesuai dengan peraturan organisasi. Sehingga ada suatu bentuk inkonsistensi dalam peraturan organisasi tidak terlibat dalam politik praktis akan tetapi dalam kenyataannya terlibat dalam aktifitas politik (2) bagi Pemerintah Kota Malang perlu memberikan ruang lebih bagi organisasi sosial kemasyarakatan ataupun lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam organisasi keperempuanan. Sehingga tidak sebatas dengan PC. Muslimat NU Kota Malang tetapi Pemerintah Kota Malang juga harus berperan aktif kerja sama dengan organisasi keperempuanan lainnya sebagai salah wujud memberikan ruang publik bagi perempuan seperti yang diterangkan dalam pengarus utamaan gender (3) bagi peneliti selanjutnya perlu lebih meningkatkan analisis sosial yang lebih tajam lagi mengenai pentingnya peran perempuan tampil dalam ruang publik. Perempuan juga bisa memberikan sumbangsih pemikirannya kepada Pemerintah yang akan menetapkan suatu kebijakan.