Skripsi
Perbedaan hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Malang yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ingkuiri terbimbing dan model pembelajaran ekspositori pada materi larutan penyangga / Mella Rizka Ainun Nafis
Abstrak
ABSTRAK Nafis Mella Rizka Ainun. 2015.Perbedaan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Malang yang Dibelajarkan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Model Pembelajaran Ekspositori pada Materi Larutan Penyangga.Skripsi ProgramStudiS1 Pendidikan Kimia FMIPA UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Parlan M.Si. (II) Drs. Muhammad Su aidy M.Pd. Kata Kunci inkuiriterbimbing hasilbelajarkognitif kemampuan berpikir tingkat tinggi Ilmukimiamerupakanilmu yang dibangunberdasarkanfakta-fakta yang teramatiolehmanusiaterhadapgejala-gejaladanfenomenabaik yang terjadidialammaupun yang sengajadilakukandilaboratorium.Pembelajarankimiaseharusnya dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikirnya. Oleh karena itu pembelajaran kimia sangat cocok jika dirancang dengan model pembelajaran yang berbasis konstruktivisme dengan harapan dapat mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Salah satu model pembelajaran yang memfasilitasi siswa dalam melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah model pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran ekspositoripada materi larutan penyangga di kelas XI MIA SMAN 1 Malang 2) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran ekspositori 3) mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran ekspositori. Rancangan penelitianiniadalaheksperimensemu dengan menggunakan 2 kelas. Kelas eksperimen dibelajarkan dengan pembelajaraninkuiriterbimbingdankelaskontroldibelajarkandenganpembelajaranekspositori. Teknik pengambilan sampel menggunkan teknikcluster random samplingdengan cara undian. Penelitian ini melibatkan tiga macam variabel yaitu variabel terikat kontrol dan bebas. Variabel terikat adalah hasil belajarkognitif dan kemampuan berpikir tingkat tinggi variabel kontrol adalah waktupembelajaran materi ajar dan guru yang memberikan materi dan variabel bebas adalah model pembelajaran yang digunakan. Instrumen pengukuranyang digunakan adalahsoaltesdanlembarobservasi. Soaltesberupa soal pilihan ganda sebanyak 15 soal dan soal uraian sebanyak 4 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (r pilihan ganda 0 697 dan r soal uraian 0 548). Lembarobservasidigunakan untuk mengetahui keterlaksanaanpembelajaraninkuiriterbimbingdanpembelajaran ekspositori. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif dan statistika. Analisisstatistikyang dilakukan adalah uji prasyarat analisis dan uji-t satu pihak dengan bantuan SPSS 20 0 for Windows. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa 1) keterlaksanaan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing sebesar 92 50% sedangkan pembelajaran menggunakan model ekspositori sebesar 88 85% 2) hasilbelajarsiswa yang dibelajarkandenganmenggunakanpembelajaraninkuiriterbimbing(rerata 88 60) lebihtinggidarisiswa yang dibelajarkandenganmenggunakanpembelajaranekspositori (81 73) 3) kemampuan berpikir tingkat tinggisiswa yang dibelajarkandenganmenggunakanpembelajaraninkuiriterbimbing (rerata 78 67)lebihtinggidarisiswa yang dibelajarkandenganmenggunakanpembelajaranekspositori (71 60).