UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Uji kualitas mikrobiologi jus alpukat di Kota Malang berdasarkan angka lempeng total kolni bakteri / Dwi Retno Sulistyo Putri

Putri, Dwi Retno Sulistyo - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Putri D. R. S. 2015. Uji Kualitas Mikrobiologi Jus Alpukat di Kota Malang Berdasarkan Angka Lempeng Total Koloni Bakteri. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Dra. Utami Sri Hastuti M. Pd. (II) Sitoresmi Prabaningtyas S. Si M. Si. Kata Kunci Jus Alpukat ALT Koloni Bakteri Sanitasi Higiene Jus alpukat merupakan salah satu minuman yang disukai oleh masyarakat karena mengandung nutrisi dan dapat menyegarkan badan akibat cuaca yang panas dan kering. Jus alpukat dapat terkontaminasi oleh bakteri apabila pedagang kurang memperhatikan sanitasi dan higiene dalam proses pembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan ALT koloni bakteri dalam jus alpukat yang dijual oleh beberapa PKL dan beberapa pedagang di depot makan di Kota Malang 2) menentukan kelayakan konsumsi jus alpukat yang dijual oleh beberapa PKL dan beberapa pedagang di depot makan di Kota Malang berdasarkan ALT koloni bakteri 3) membahas secara deskriptif faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas mikrobiologi jus alpukat yang diteliti berdasarkan hasil observasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi Universitas Negeri Malang mulai bulan Januari 2015 s.d Juni 2015. Sampel yang digunakan adalah jus alpukat yang dijual oleh 5 orang PKL dan 5 pedagang di depot makan di lima kecamatan di Kota Malang. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali dengan interval waktu 1 minggu. Data penelitian hasil perhitungan ALT koloni bakteri dirujuk pada batas maksimum ALT koloni bakteri yang ditetapkan oleh BPOM RI Nomor HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009 untuk sari buah dan sari sayuran. Hasil penelitian menunjukkan 1) rerata ALT koloni bakteri sampel jus alpukat yang dijual oleh PKL di Kecamatan Kedungkandang (3 7 x 109 cfu/ml) Blimbing (2 5 x 109 cfu/ml) Sukun (1 4 x 109 cfu/ml) Lowokwaru (2 1 x 108 cfu/ml) dan Klojen (1 3 x 107 cfu/ml ) dan rerata ALT koloni bakteri sampel jus alpukat yang dijual oleh pedagang di depot makan di Kecamatan Klojen (1 1 x 109 cfu/ml) Blimbing (1 0 x 109 cfu/ml) Kedungkandang (6 9 x 107 cfu/ml) Sukun (2 0 x 107 cfu/ml) dan Lowokwaru (6 9 x 106 cfu/ml ) 2) semua sampel jus alpukat yang dijual oleh PKL maupun pedagang di depot makan kurang layak dikonsumsi berdasarkan ALT koloni bakteri merujuk pada batas maksimum ALT yang ditetapkan BPOM RI tahun 2009 yaitu 1 x 104 cfu/ml 3) faktor sanitasi dan higiene seperti kebiasaan mencuci tangan memakai celemek dan sarung tangan kebersihan peralatan kebersihan bahan kebersihan tempat berjualan jus buah yang kurang diperhatikan dapat mempengaruhi kualitas mikrobiologi sampel jus alpukat.


Informasi Detail
DDC
Rs 664.001579 PUT u
Prodi
University Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2015.
Deskripsi Fisik
vi, 79 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
04265/KI/15
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2015
Subjek
1. MIKROBIOLOGI PANGAN
2. FOOD MICROBIOLOGY

Pembimbing
1. Utami Sri Hastuti ; 2.Sitoresmi Prabaningtyas
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik